• SUSUNAN REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • HOME
    • IBU KOTA NEGARA
    • AUTOMATIVE
    • FOOD & TRAVEL
    • EDUCATION
    • EKONOMI
    • HEALTH
    • LIFE STYLE
    • KRIMINAL
    • OPINI & CERPEN
    • SPORT
    • ENTERTAINMENT
  • BORNEO UPDATE
    • KALTIM
      • SAMARINDA
      • BALIKPAPAN
      • PENAJAM
      • SANGATTA
      • BONTANG
      • PASER
  • VIRAL NEWS
  • NASIONAL
No Result
View All Result
Lingkaran Berita
No Result
View All Result

Krisis Tenaga Medis di Daerah, Puskesmas Petung Jadi Sorotan

12/03/2025
in PENAJAM
0

Wakil Bupati PPU, Abdul Waris Muin, melakukan sidak di UPT Puskesmas Petung. (Ist)

571
VIEWS
Share on WhatsappShare on Facebook

Lingkaranberita.com, Penajam – Kurangnya tenaga medis di daerah kembali menjadi sorotan setelah Puskesmas Petung, Kecamatan Penajam, Kalimantan Timur, dilaporkan mengalami kendala dalam memberikan layanan optimal. Situasi ini mencuat ke publik usai Wakil Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Abdul Waris Muin, melakukan inspeksi mendadak pada Rabu, 12 Maret 2025, sebagai respons atas keluhan masyarakat terkait pelayanan kesehatan.

Related Posts

Zakat Fitrah di Penajam 2026 Ikut Disesuaikan

Dorong Adaptasi Daerah Hadapi IKN, PPU Lakukan Evaluasi Menyeluruh untuk Pimpinan Tinggi Pratama

Disdikpora Terapkan Skema “Cadangan Kepemimpinan” untuk Stabilkan Manajemen Pendidikan PPU

Waris Dorong Ekonomi Komunitas Lewat Pokdarwis

Kunjungan itu membuka fakta di lapangan bahwa keterbatasan jumlah petugas menjadi persoalan utama. “Pada malam hari, ketika ada tiga pasien bersalin sekaligus, kami sempat kewalahan,” ungkap salah satu petugas. Kondisi ini mencerminkan persoalan struktural yang lebih dalam: distribusi sumber daya manusia kesehatan yang belum merata di wilayah-wilayah penyangga Ibu Kota Nusantara.

Wakil Bupati menegaskan pentingnya peningkatan pelayanan kesehatan dan disiplin kerja. Namun, pernyataan tersebut hanya satu sisi dari persoalan kompleks. Dalam realitasnya, beban kerja petugas kerap tidak sebanding dengan kapasitas yang tersedia. “Kami sering kekurangan tenaga, apalagi jika ada yang izin atau sakit,” ujar petugas lain.

Didampingi pejabat daerah lainnya, sidak ini juga mencakup kunjungan ke Kantor Kelurahan Petung dan SMPN 23 PPU. Meski bentuknya sidak, momen ini sejatinya menjadi sinyal penting bahwa pelayanan dasar seperti kesehatan memerlukan pembenahan sistemik, bukan hanya pengawasan mendadak.

Dengan wilayah yang berkembang pesat akibat dampak pembangunan IKN, tekanan terhadap layanan publik di Penajam kian tinggi. Ketimpangan distribusi tenaga kesehatan menjadi tantangan yang mendesak untuk ditangani, demi memastikan bahwa warga di daerah tak tertinggal dari arus pembangunan nasional.(adv/kominfoppu)

SendShare34
Next Post

Buka Ramadhan Fest di PPU, Rudi Mas'ud Ajak Kolaborasi Membangun Kabupaten

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular Posts

Terlaris di Balikpapan, Kursus Mengemudi di KAKA Driving Dijamin Pasti Bisa

by admin
09/11/2021
0
4.9k

Maksud Hati Merubah Nasib, Johanis Tinungki Pulang Tinggal Nama

by admin
22/08/2023
0
2.2k

Keluarga Sehat bersama Eco Enzyme

by admin
07/01/2023
0
2k

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
Hubungi Kami: admin@lingkaranberita.com

© 2021 Lingkaran Berita -Media Informasi Terkini.

No Result
View All Result
  • HOME
    • IBU KOTA NEGARA
    • AUTOMATIVE
    • FOOD & TRAVEL
    • EDUCATION
    • EKONOMI
    • HEALTH
    • LIFE STYLE
    • KRIMINAL
    • OPINI & CERPEN
    • SPORT
    • ENTERTAINMENT
  • BORNEO UPDATE
    • KALTIM
      • SAMARINDA
      • BALIKPAPAN
      • PENAJAM
      • SANGATTA
      • BONTANG
      • PASER
  • VIRAL NEWS
  • NASIONAL

© 2021 Lingkaran Berita -Media Informasi Terkini.