Lingkaranberita.com, Penajam– Meski menghadapi kebijakan efisiensi anggaran, Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menegaskan komitmennya untuk terus memprioritaskan peningkatan kualitas pendidikan. Hal ini disampaikan Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) PPU, Andi Singkerru, dalam pernyataan resminya pada Senin (3/3/2025).
Menurut Andi, program-program strategis di sektor pendidikan tidak akan terpengaruh oleh kebijakan penghematan yang diterapkan secara nasional. Ia memastikan pembangunan dan perbaikan infrastruktur sekolah tetap berjalan, terutama bagi sekolah yang mengalami kerusakan berat akibat bencana atau kondisi bangunan yang sudah tidak layak.
“Beberapa sekolah memang dalam kondisi memprihatinkan, terutama yang terdampak banjir atau sudah terlalu tua. Ini yang menjadi prioritas kami untuk segera direnovasi,” jelasnya.
Selain pembangunan ruang kelas baru (RKB), sejumlah fasilitas pendukung pendidikan seperti perpustakaan, laboratorium, dan toilet sekolah juga akan mendapat perhatian. Upaya ini dilakukan demi menciptakan lingkungan belajar yang aman, sehat, dan sesuai standar nasional pendidikan.
Andi menambahkan bahwa peningkatan kualitas pendidikan tak hanya sebatas pembangunan fisik. Disdikpora juga merancang pelatihan dan bimbingan teknis (bimtek) bagi para guru agar metode pengajaran tetap optimal di tengah keterbatasan anggaran.
“Kami ingin memastikan bahwa guru-guru di PPU tetap dapat mengajar dengan efektif, kreatif, dan adaptif. Kompetensi tenaga pendidik menjadi kunci utama dalam menciptakan pendidikan yang bermutu,” ujar Andi.
Dengan berbagai langkah tersebut, Pemkab PPU berharap kualitas pendidikan di wilayahnya terus membaik dan memberikan dampak nyata bagi prestasi peserta didik. “Pendidikan adalah investasi jangka panjang. Kami ingin memastikan semua anak di PPU mendapat akses yang adil terhadap pendidikan berkualitas,” tutup Andi.(Adv/Kominfoppu)