Lingkaranberita.com, PENAJAM – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) terus berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kelestarian lingkungan hidup. Salah satu cara yang diterapkan dalam ajang Pemilihan Duta Lingkungan Kabupaten PPU 2024 adalah memanfaatkan media sosial (medsos) para peserta untuk menyebarkan pesan-pesan positif terkait pengelolaan lingkungan hidup yang berkelanjutan.
Kepala DLH PPU, Safwana, menjelaskan bahwa penilaian terhadap kandidat Duta Lingkungan kali ini juga melibatkan pengaruh media sosial yang mereka gunakan. Hal ini bertujuan untuk menjangkau lebih banyak orang dan meningkatkan kesadaran publik mengenai pentingnya kepedulian terhadap lingkungan hidup di Kabupaten PPU.
“Media sosial para peserta akan menjadi salah satu media penilaian. Kami berharap pesan tentang pentingnya menjaga kelestarian lingkungan hidup dapat lebih mudah diterima oleh masyarakat, terutama generasi muda,” kata Safwana dalam podcast bersama Kapefm, belum lama ini.
Menurutnya, media sosial merupakan sarana yang sangat efektif untuk promosi, terutama di era digital seperti sekarang. Dengan melibatkan platform online, pesan tentang program-program pengelolaan lingkungan hidup yang berkelanjutan dapat disebarkan lebih luas. Penilaian terhadap akun media sosial peserta akan dilakukan berdasarkan jumlah like, subscriber, dan dampaknya terhadap peningkatan kesadaran masyarakat mengenai isu lingkungan.
“Meskipun demikian, pemilihan Duta Lingkungan juga tetap akan melibatkan wawancara sebagai bagian dari penilaian. Tim juri yang terdiri dari perwakilan Dinas Pendidikan dan Olahraga (Disdikpora), Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK), dan DLH PPU akan mengevaluasi sejauh mana pemahaman peserta terhadap konsep lingkungan hidup berkelanjutan,” tambah Safwana.
Ia berharap pemanfaatan media sosial ini tidak hanya meningkatkan jumlah pengikut, tetapi yang lebih penting adalah bagaimana pesan-pesan positif mengenai kepedulian lingkungan hidup dapat memberi dampak nyata bagi masyarakat.
“Tujuan kami bukan hanya sekedar angka—like atau subscribe—tapi bagaimana pesan mencintai lingkungan dapat menginspirasi dan berdampak positif bagi masyarakat di Kabupaten PPU,” pungkasnya.(adv/kominfoppu)