• SUSUNAN REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • HOME
    • IBU KOTA NEGARA
    • AUTOMATIVE
    • FOOD & TRAVEL
    • EDUCATION
    • EKONOMI
    • HEALTH
    • LIFE STYLE
    • KRIMINAL
    • OPINI & CERPEN
    • SPORT
    • ENTERTAINMENT
  • BORNEO UPDATE
    • KALTIM
      • SAMARINDA
      • BALIKPAPAN
      • PENAJAM
      • SANGATTA
      • BONTANG
      • PASER
  • VIRAL NEWS
  • NASIONAL
No Result
View All Result
Lingkaran Berita
No Result
View All Result

Komitmen Tingkatkan Kualitas Guru Bahasa Daerah, Jamaluddin Soroti Peran Dinas Pendidikan PPU

10/10/2024
in DPRD PENAJAM
0

Anggota DPRD PPU, Jamaludin.(ist)

534
VIEWS
Share on WhatsappShare on Facebook

Lingkaranberita.com, PENAJAM – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan dengan fokus pada penguatan tenaga pengajar, terutama dalam pengajaran bahasa daerah. Upaya ini mendapat perhatian khusus dari anggota DPRD PPU, Jamaluddin, yang menilai perlunya peningkatan kompetensi sumber daya manusia (SDM) di sektor pendidikan, khususnya untuk para guru bahasa daerah seperti Bahasa Dayak dan Paser.

Related Posts

Raup Kuatkan Petugas Paskibraka yang Lolos Tingkat PPU dan Kaltim

Pucuk Tertinggi Dandim PPU Berganti, Raup Muin Ajak Sinergi

Perjelas Kartu Penajam Cerdas

Sekolah Swasta Digratiskan, DPRD Minta Data Lebih Dulu Dirapikan

Jamaluddin menggarisbawahi pentingnya peran Dinas Pendidikan (Disdik) PPU dalam memastikan bahwa para guru memiliki keterampilan yang mumpuni dalam mengajarkan bahasa dan budaya lokal. Menurutnya, hal ini bukan hanya soal pendidikan, melainkan juga upaya pelestarian kekayaan budaya serta penanaman nilai-nilai lokal kepada generasi muda.

“Kami akan mendukung penuh langkah ini jika memang diperlukan, demi meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus melestarikan budaya lokal kita,” ujar Jamaluddin, Jumat (10/10/2024).

Meskipun PPU telah memperoleh kuota 142 formasi guru dalam seleksi CASN 2024, Jamaluddin menekankan bahwa kebutuhan tenaga pengajar, terutama untuk mata pelajaran bahasa daerah, masih sangat jauh dari cukup. Kekurangan guru ini dianggap sebagai permasalahan serius, apalagi Bahasa Dayak dan Paser telah diintegrasikan dalam kurikulum lokal berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Penajam Paser Utara Nomor 2 Tahun 2017 tentang Pelestarian dan Perlindungan Adat Paser.

Jamaluddin berharap peningkatan kualitas pengajaran bahasa daerah dapat segera diwujudkan sehingga proses belajar-mengajar berjalan lancar tanpa terkendala kekurangan guru.

“Bahasa daerah adalah bagian penting dari identitas budaya kita. Perlu ada upaya maksimal untuk memastikan pembelajaran bahasa ini efektif dan memenuhi kebutuhan masyarakat,” tambahnya.

Dengan adanya peningkatan ini, diharapkan siswa-siswi di PPU dapat lebih mengenal budaya lokal dan memperkuat jati diri mereka melalui pemahaman yang mendalam mengenai bahasa serta tradisi daerah.(adv/dprdpenajam)

SendShare32
Next Post

Pj Bupati PPU Terima Kunjungan Kepala Badan Bank Tanah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular Posts

Terlaris di Balikpapan, Kursus Mengemudi di KAKA Driving Dijamin Pasti Bisa

by admin
09/11/2021
0
5k

Maksud Hati Merubah Nasib, Johanis Tinungki Pulang Tinggal Nama

by admin
22/08/2023
0
2.2k

Keluarga Sehat bersama Eco Enzyme

by admin
07/01/2023
0
2k

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
Hubungi Kami: admin@lingkaranberita.com

© 2021 Lingkaran Berita -Media Informasi Terkini.

No Result
View All Result
  • HOME
    • IBU KOTA NEGARA
    • AUTOMATIVE
    • FOOD & TRAVEL
    • EDUCATION
    • EKONOMI
    • HEALTH
    • LIFE STYLE
    • KRIMINAL
    • OPINI & CERPEN
    • SPORT
    • ENTERTAINMENT
  • BORNEO UPDATE
    • KALTIM
      • SAMARINDA
      • BALIKPAPAN
      • PENAJAM
      • SANGATTA
      • BONTANG
      • PASER
  • VIRAL NEWS
  • NASIONAL

© 2021 Lingkaran Berita -Media Informasi Terkini.