lingkaranberita.com, Penajam – Dalam upaya meningkatkan kualitas layanan kesehatan, RSUD Ratu Aji Putri Botung (RAPB) di Penajam Paser Utara (PPU) kini memanfaatkan teknologi digital untuk membantu pasien memantau ketersediaan tempat tidur rawat inap dengan lebih mudah.
Inisiatif ini bertujuan untuk meningkatkan transparansi informasi kepada masyarakat sekaligus mengurangi penumpukan pasien di rumah sakit.
Direktur RSUD RAPB, Lukasiwan Eddy Saputro, menjelaskan bahwa sistem digital yang terintegrasi dengan Aplikasi Pencet RAPB memungkinkan pasien dan keluarganya untuk mengecek ketersediaan tempat tidur secara real-time.
“Dengan sistem ini, masyarakat tidak perlu datang ke rumah sakit hanya untuk mengetahui ketersediaan tempat tidur. Semua informasi kini dapat diakses melalui aplikasi,” jelas Lukasiwan.
Inovasi ini sangat membantu, terutama saat permintaan untuk pelayanan rawat inap meningkat. Pasien yang sebelumnya harus menelepon atau datang langsung ke rumah sakit kini dapat memanfaatkan aplikasi untuk melihat ketersediaan ruang, sehingga dapat menghemat waktu dan tenaga.
Pj Bupati PPU juga memberikan dukungan penuh terhadap penerapan teknologi ini. Ia menambahkan bahwa dengan adanya sistem monitoring tempat tidur secara online, RSUD RAPB dapat lebih efisien dalam mengelola kapasitas rumah sakit, yang akan berdampak positif bagi kualitas pelayanan kesehatan secara keseluruhan.
Selain fitur pemantauan tempat tidur, Aplikasi Pencet RAPB juga menyediakan informasi mengenai jadwal dokter dan data relevan lainnya untuk memenuhi kebutuhan kesehatan pasien.
Inisiatif ini merupakan bagian dari transformasi digital yang terus dilakukan oleh RSUD RAPB untuk meningkatkan kenyamanan dan aksesibilitas layanan bagi masyarakat.
Dengan penerapan teknologi digital, RSUD Ratu Aji Putri Botung semakin menegaskan komitmennya dalam memberikan pelayanan kesehatan yang modern dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat PPU, sambil terus berupaya meningkatkan efisiensi dan kualitas layanan.(adv/kominfoppu)