Lingkaranberita.com, PENAJAM – Empat kecamatan di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), yang terdiri dari 24 kelurahan dan 30 desa, turut ambil bagian dalam pergelaran Gebyar Seni yang digagas oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) PPU. Acara yang digelar di alun-alun Pemkab PPU, Jalan Propinsi KM 09, Sabtu (21/9/2024), ini menampilkan keragaman budaya dan seni dari berbagai daerah di Nusantara.
Dalam kegiatan tersebut, para kepala desa memamerkan busana adat dari berbagai wilayah Indonesia, menjadi sorotan utama untuk mengedukasi masyarakat mengenai kekayaan tradisi dan pakaian adat yang ada di Nusantara. Peragaan ini menjadi simbol persatuan dan keberagaman budaya yang dimiliki Indonesia.
Kepala DPMD PPU, Tita Deritayati, mengapresiasi kolaborasi yang kuat antara dinasnya dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk sanggar seni, para kepala desa, dan Ketua PKK dalam suksesnya penyelenggaraan pentas seni ini.
“Ini adalah hasil kerja sama tim yang luar biasa, meskipun persiapannya hanya dilakukan dalam waktu satu minggu,” ujar Tita.
Tita berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga dapat mempromosikan potensi lokal dari setiap desa dan kelurahan di PPU. Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat untuk mendorong kemandirian desa.
“Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi desa-desa di PPU untuk terus mengembangkan potensinya. Semoga ke depan desa-desa kita semakin mandiri dan mampu menonjolkan potensi terbaiknya,” tutupnya.
Selain sebagai ajang unjuk bakat para seniman lokal, Gebyar Seni PPU juga menjadi media promosi keberagaman budaya yang memperkaya identitas Kabupaten PPU.(adv/kominfoppu)