Lingkaranberita.com, BENGALON – Suasana keceriaan dan semangat bela negara memenuhi ruang di SMAN 1 Bengalon pada Jumat (23/02) saat ratusan pelajar dari berbagai SMP dan SD di wilayah Bengalon bergabung dalam ajang prestisius LLDB (Lomba Lintas Desa & Bukit). Kegiatan tahunan yang dihelat oleh Pramuka SMAN 1 Bengalon ini tak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi panggung bagi kolaborasi antara sekolah dan perusahaan.
Tahun ini, kolaborasi tak hanya terjadi antara sekolah dan masyarakat, tetapi juga melibatkan perusahaan KPC melalui BCRD (Bengalon Community Relations Departement). Tim Rescue dari KPC hadir sebagai juri lomba baris berbaris dan sebagai narasumber pelatihan P3K (Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan) untuk siswa dan siswi di Kecamatan Bengalon.
Mochamad Toha, Kepala Sekolah SMAN 1 Bengalon, menyebutkan bahwa kegiatan ini diikuti oleh 12 sekolah, termasuk 7 SMP dan 5 SD di wilayah Bengalon. Dukungan dari KPC disambut dengan hangat, dengan harapan agar melalui kegiatan ini, kedisiplinan dan pengetahuan tentang keadaan darurat dapat ditanamkan kepada para siswa anggota Pramuka.
Peserta kegiatan tidak hanya mendapatkan pengalaman kompetitif, tetapi juga pelatihan dan pengetahuan dari tenaga berpengalaman dan bersertifikasi dari Tim Rescue KPC. Manajer BCRD KPC, Syahruldin, mengatakan bahwa keterlibatan perusahaan dalam kegiatan ini adalah wujud nyata dari kepedulian terhadap masa depan generasi penerus bangsa, khususnya dalam menghadapi isu-isu seperti kenakalan remaja, perundungan, dan penyalahgunaan narkoba.
Dengan melibatkan total 224 peserta dari 28 regu serta didampingi oleh 30 pendamping, LLDB tahun ini bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga momentum untuk mempererat semangat, kerja sama, dan kekompakan. Dengan menempuh rute sejauh 6 KM untuk siswa SMP dan 4 KM untuk siswa SD melalui Desa Sepaso Barat dan Sepaso Induk, peserta menyelesaikan lomba dengan finish di SMAN 1 Bengalon. (adv/Kutim)