Lingkaranberita.com, Kaliorang – Dalam kunjungan kerja di Kutai Timur (Kutim), Pj Gubernur Kaltim Akmal Malik, bersama Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman dan Anggota Komisi III DPRD Kaltim Muhammad Udin, memimpin momen bersejarah dengan meluncurkan ekspor perdana produk UMKM Desa Selangkau.
Di aula Balai Pertemuan Umum Desa Selangkau, ekspor perdana Frutiboks dan Kalbana—produk turunan pisang kepok grecek—menuju Singapura dan Eropa secara simbolis dimulai.
Dalam sambutannya, Pj Gubernur Akmal memuji kualitas premium produk UMKM Selangkau yang berbahan baku pisang. “Saya sudah mencobanya, rasanya luar biasa. Produk ini adalah contoh bagaimana kearifan lokal bisa menjadi produk unggulan yang bisa bersaing di pasar global,” ujarnya.
Selain mempromosikan produk UMKM Selangkau, Akmal juga menyoroti kecepatan dan kesempatan yang diberikan kepada produk tersebut untuk berekspansi internasional. Dibandingkan dengan perjalanan karirnya yang memakan waktu puluhan tahun, produk UMKM Selangkau hanya butuh setahun untuk mencapai pasar internasional.
Pengembangan produk unggulan juga menjadi fokus Akmal, sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo. Dia memerintahkan untuk memperkenalkan produk UMKM Selangkau di seluruh kamar hotel di Kaltim, dengan harapan dapat meningkatkan pemasarannya. Dukungan dari perusahaan lokal seperti PT Indexim Coalindo dan PT Kobexindo Cement diharapkan dapat memperluas jangkauan pasar produk UMKM Selangkau.
Selain itu, Akmal juga menginstruksikan untuk meningkatkan dukungan terhadap pengembangan perkebunan pisang grecek, dengan target mencapai 3.000 hektare. Dia menekankan pentingnya kemasan yang menarik dan promosi yang efektif untuk memperluas pasar produk UMKM tersebut.
Momen peluncuran ekspor perdana tersebut juga diselingi dengan peresmian Kantor Kepala Desa Selangkau yang dibangun melalui CSR PT Indexim Coalindo. Akmal juga memberikan bantuan alat pertanian kepada kelompok tani di daerah tersebut, sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pengembangan UMKM lokal
Dengan langkah-langkah ini, Pj Gubernur Akmal tidak hanya membuka peluang ekspor internasional bagi UMKM Selangkau, tetapi juga menggambarkan komitmen pemerintah dalam mendukung pertumbuhan ekonomi lokal yang berkelanjutan. (adv/Kutim)