Lingkaranberita.com, Bawean – Kunjungan yang dilakukan oleh Pimpinan Universitas Islam Malang (Unisma Malang) ke Pulau Bawean telah menjadi titik terang bagi komunitas pendidikan di pulau tersebut.
SELENGKAPNYA TENTANG UNISMA BISA MENGUNJUNGI: https://unisma.ac.id/
Dari Pondok Pesantren Ihyaul Ulum hingga Sekolah Tinggi Agama Islam Hasan Jufri (STAIHA), pertemuan ini menjadi sumber inspirasi bagi perkembangan pendidikan dan kemajuan pulau ini, 3 Maret 2024.
Prof. Maskuri, Rektor Unisma Malang, menyampaikan pandangannya tentang potensi besar yang dimiliki oleh Pulau Bawean. Dalam visinya, Bawean mampu menjadi Kota yang berdaya saing tinggi, dengan syarat didukung oleh Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas.
Kyai Mazidi, Pengasuh Pesantren Ihyaul Ulum, menyambut kedatangan Rektor Unisma Malang dengan harapan besar, melihatnya sebagai langkah awal menuju kemajuan pesantren. Kyai Mazidi juga menekankan pentingnya peningkatan ilmu pengetahuan sebagai pelengkap dari ilmu keagamaan bagi santri.
Di hadapan sivitas akademika STAIHA Bawean, Prof. Maskuri mendorong untuk meninggalkan sikap keluhan dan bersama-sama menciptakan perubahan yang positif. Dia juga menegaskan peran penting perguruan tinggi dalam mencapai Sustainable Development Goals (SDGs), serta berbagi pengalaman sukses dalam meraih akreditasi unggul.
SELENGKAPNYA TENTANG UNISMA BISA MENGUNJUNGI: https://unisma.ac.id/
Prof. Maskuri meminta para alumni Unisma Malang dan Pesantren Tebuireng untuk bersatu dalam pembangunan Bawean. Mereka diajak untuk aktif terlibat dalam pembangunan, memastikan bahwa inisiatif tersebut memberikan manfaat yang besar bagi warga Bawean.
Kegiatan temu alumni Unisma Malang dan Tebuireng menandai penutup dari serangkaian kegiatan Pimpinan Unisma Malang di Pulau Bawean yang penuh inspirasi dan harapan untuk masa depan yang lebih baik. (*unisma/)
SELENGKAPNYA TENTANG UNISMA BISA MENGUNJUNGI: https://unisma.ac.id/