• SUSUNAN REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • HOME
    • IBU KOTA NEGARA
    • AUTOMATIVE
    • FOOD & TRAVEL
    • EDUCATION
    • EKONOMI
    • HEALTH
    • LIFE STYLE
    • KRIMINAL
    • OPINI & CERPEN
    • SPORT
    • ENTERTAINMENT
  • BORNEO UPDATE
    • KALTIM
      • SAMARINDA
      • BALIKPAPAN
      • PENAJAM
      • SANGATTA
      • BONTANG
      • PASER
  • VIRAL NEWS
  • NASIONAL
No Result
View All Result
Lingkaran Berita
No Result
View All Result

Pascasarjana Unisma Malang Pengabdian Masyarakat di Pondok Pesantren An Nahdlah Malaysia

10/07/2023
in EDUCATION
0

Pascasarjana Unisma Pengabdian Masyarakat di Malaysia, Angkat Tema Numerasi. (Foto/ist)

530
VIEWS
Share on WhatsappShare on Facebook

Lingkaranberita.com, MALANG – Numerasi adalah kemampuan untuk memahami dan menggunakan angka serta konsep matematika dalam kehidupan sehari-hari. Pengabdian masyarakat dengan tema numerasi di Pondok Pesantren An Nahdlah, Tanjung Sepat, Malaysia dilaksanakan pada 9 – 13 Juli 2023.

Related Posts

Konektivitas Digital Tak Cukup Akses, Pemerintah Tekankan Dampak Nyata di Sekolah dan Puskesmas

Menyiapkan Generasi Penjaga Bumi, Sains Lingkungan UNISMA Malang Buka Peluang Emas bagi Mahasiswa Baru

UNISMA Tembus Hibah Global, Inovasi Pendidikan Inklusif Berbasis Budaya Lokal Siap Diuji di Lombok

Dari Kampus ke Lapangan: Alumni FMIPA UNISMA Tegaskan Peran Pengendalian Hayati untuk Pertanian Berkelanjutan

Kegiatan ini melibatkan dosen dari 11 program studi, antara lain Magister Pendidikan Agama Islam, Magister Hukum Keluarga Islam, Magister Ilmu Hukum, Magister Pendidikan Bahasa Inggris, Magister Pendidikan Bahasa Indonesia, Magister Pendidikan Matematika, Magister Manajemen, Magister Ilmu Administrasi, Magister Peternakan, dan Magister Kenotariatan, serta Doktor Pendidikan Agama Islam Multikultural Universitas Islam Malang.

Tim pengabdi Pascasarjana Universitas Islam Malang di bawah pimpinan Prof. Mas’ud Said, MM., Ph.D. disambut oleh pimpinan pondok yakni Ustad Moh. Khairul Umam, S.Si dan Ustad Rizal Jami’an, S.H. Pengabdian masyarakat ini memiliki urgensi yang penting dan relevan dalam beberapa aspek, di antaranya:

1. Peningkatan literasi numerasi: Dengan pengabdian masyarakat yang berfokus pada numerasi, santri di pondok pesantren dapat meningkatkan literasi numerasi mereka. Literasi numerasi penting karena memungkinkan mereka untuk mengelola keuangan, menghitung dosis obat, memahami data statistik, dan mengambil keputusan cerdas dalam berbagai aspek kehidupan.

2. Pengaplikasian dalam aktivitas keagamaan: Pengabdian masyarakat dengan tema numerasi di pondok pesantren akan membantu santri menerapkan konsep matematika dalam aktivitas keagamaan mereka, seperti menghitung waktu salat, zakat, atau perhitungan dalam bidang ilmu falak (astronomi Islam).

3. Keterampilan untuk kehidupan sehari-hari: Literasi numerasi menjadi semakin penting dalam era modern ini. Santri yang memiliki pemahaman yang baik tentang matematika akan lebih siap menghadapi tantangan kehidupan sehari-hari, termasuk dalam konteks karier dan berkontribusi secara positif dalam masyarakat.

4. Mengembangkan keterampilan analitis: Pembelajaran numerasi di pondok pesantren membantu mengembangkan keterampilan analitis santri. Keterampilan ini penting untuk mengatasi masalah, menafsirkan informasi, dan membuat keputusan yang tepat dalam berbagai situasi.

5. Persiapan untuk pendidikan lanjutan: Jika ada santri yang berencana melanjutkan studi ke jenjang pendidikan lebih tinggi, pemahaman yang baik tentang numerasi akan menjadi dasar yang kuat untuk menghadapi mata pelajaran yang lebih kompleks dan teknis.

6. Peningkatan daya saing: Di dunia yang semakin terhubung dan kompetitif, literasi numerasi yang baik akan meningkatkan daya saing santri dalam mencari pekerjaan dan berkontribusi secara produktif dalam perekonomian.

7. Pengenalan teknologi: Literasi numerasi juga erat kaitannya dengan teknologi. Dalam era digital saat ini, banyak pekerjaan yang membutuhkan pemahaman matematika dan kemampuan menggunakan alat-alat teknologi yang berbasis angka.

Melalui pengabdian masyarakat dengan tema numerasi di pondok pesantren, santri dapat memperoleh manfaat yang signifikan dalam meningkatkan kualitas hidup mereka, mengembangkan keterampilan yang relevan, dan berkontribusi secara positif dalam masyarakat. Dalam konteks pendidikan Islam, numerasi juga dapat digunakan untuk memahami dan mengembangkan pemahaman tentang hukum-hukum Islam yang berkaitan dengan matematika, seperti hukum waris, zakat, dan muamalah (transaksi keuangan). (*)

SendShare32
Next Post

Disdikcapil Kutim Gelar Bimtek Siak, Bupati Minta Pelayanan Masyarakat Harus Ditingkatkan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular Posts

Terlaris di Balikpapan, Kursus Mengemudi di KAKA Driving Dijamin Pasti Bisa

by admin
09/11/2021
0
4.9k

Maksud Hati Merubah Nasib, Johanis Tinungki Pulang Tinggal Nama

by admin
22/08/2023
0
2.2k

Keluarga Sehat bersama Eco Enzyme

by admin
07/01/2023
0
2k

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
Hubungi Kami: admin@lingkaranberita.com

© 2021 Lingkaran Berita -Media Informasi Terkini.

No Result
View All Result
  • HOME
    • IBU KOTA NEGARA
    • AUTOMATIVE
    • FOOD & TRAVEL
    • EDUCATION
    • EKONOMI
    • HEALTH
    • LIFE STYLE
    • KRIMINAL
    • OPINI & CERPEN
    • SPORT
    • ENTERTAINMENT
  • BORNEO UPDATE
    • KALTIM
      • SAMARINDA
      • BALIKPAPAN
      • PENAJAM
      • SANGATTA
      • BONTANG
      • PASER
  • VIRAL NEWS
  • NASIONAL

© 2021 Lingkaran Berita -Media Informasi Terkini.