• SUSUNAN REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • HOME
    • IBU KOTA NEGARA
    • AUTOMATIVE
    • FOOD & TRAVEL
    • EDUCATION
    • EKONOMI
    • HEALTH
    • LIFE STYLE
    • KRIMINAL
    • OPINI & CERPEN
    • SPORT
    • ENTERTAINMENT
  • BORNEO UPDATE
    • KALTIM
      • SAMARINDA
      • BALIKPAPAN
      • PENAJAM
      • SANGATTA
      • BONTANG
      • PASER
  • VIRAL NEWS
  • NASIONAL
No Result
View All Result
Lingkaran Berita
No Result
View All Result

Jalankan Kurikulum Merdeka, SMAN 1 Muara Ancalong Gelar Festival Konservasi

20/07/2023
in KUTIM
0

Suasana Festival Konservasi Selebrasi P5 Kurikulum Merdeka kali ini berlanjut di Gedung PNPM Desa Kelinjau Ulu, Kecamatan Muara Ancalong. (Foto/ist)

535
VIEWS
Share on WhatsappShare on Facebook

Lingkaranberita.com, MUARA ANCALONG – Program kerja sama antara Konsorsium Yayasan Konservasi Khatulistiwa Indonesia (Yasiwa)-Yayasan Ulin dengan sekolah-sekolah di pedalaman Kabupaten Kutai Timur (Kutim) untuk bersama- sama menyemai abhinaya (semangat, red) melestarikan lingkungan terus berlanjut. Masih dalam program P5 atau Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila, kegiatan yang dikemas dalam Festival Konservasi Selebrasi P5 Kurikulum Merdeka kali ini berlanjut di Gedung PNPM Desa Kelinjau Ulu, Kecamatan Muara Ancalong, Kamis (20/7/2023).

Related Posts

Polisi Turun Tangan Jaga Harga Beras, Warga Muara Pahu Serbu Program SPHP

Hilirisasi Sawit Dipercepat, Kutim Tawarkan KEK Maloy sebagai Magnet Investasi Industri

Gebyar Prestasi SMA YPPSB 2026, Wabup Kutim Tekankan Akses Pendidikan dan Kesiapan Hadapi Era Digital

Ornitari Sangatta Hadirkan Majelis Taklim Berbasis Pemberdayaan, Jamaah Tembus 120 Orang

Kali ini melibatkan Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Muara Ancalong. Mendukung pengelolaan lahan basah Mesangat Suwi yang telah menjadi perhatian sampai tingkat nasional maupun dunia. Mengusung tema “Berkelanjutan Pemanfaatan Gulma Air Menjadi Kompos Serta Inisiatif Dengan Menyajikan Eco Print”, kegiatan ini diharapkan bisa menginisiasi kerja sama para pihak ditingkat tapak untuk berkontribusi pada pengelolaan lahan basah.

Humaidi mewakili Camat Muara Ancalong menyebut kiprah Konsorsium Yasiwa dan Yayasan Ulin sudah tidak diragukan. Kerja sama dengan SMAN 1 Muara Ancalong dalam Festival Konservasi ini bisa menghasilkan karya nyata. “Siswa-siswi SMAN 1 Muara Ancalong telah dapat menghasilkan pupuk dan kompos,” katanya bangga.

Karena telah terlihat karya nyata dan hasil yang bermanfaat tersebut, Humaidi mengaku bahwa pihaknya bakal memberikan dukungan terkait kelanjutan program dimaksud.

Senada, Suriansyah yang hadir mewakili Kepala Desa Kelinjau Ulu juga turut mendukung program tersebut. Dia bahkan menyampaikan terima kasih kepada Konsorsium Yasiwa dan Yayasan Ulin yang mempercayakan P5 Kurikulum Merdeka dengan Festival Konservasi.

Sementara itu Rusna mewakili Kepala SMAN 1 Muara Ancalong mengapresiasi dukungan dari Konsorsium Yasiwa dan Yayasan Ulin. Karena telah mendampingi para siswa untuk melakukan inovasi ramah lingkungan.

“Tumbuhan yang selama ini dianggap tidak berguna, seperti enceng gondok (bahasa daerah mampoi) dan kiyambang atau salvinia molesta (bahasa daerah rumput PKI), ternyata dapat memiliki manfaat ditangan siswa-siswi kami,” jelasnya.

Pupuk kompos telah diaplikasikan pada tanaman jeruk purut yang diserang ulat dan daun layu. Hasilnya sungguh positif, karena tanaman mengalami kemajuan sehat setelah dua minggu. Dia berharap, setelah kegiatan kali ini akan ada kolaborasi lainnya yang berkorelasi pada pelestarian lingkungan alam secara umum.

Ketua Yayasan Ulin Suimah menjelaskan, kegiatan ini merupakan rangkaian dari pelaksanaan P5 untuk mengapresiasi peserta didik dan tim Guru yang dikemas dalam Festival Konservasi. Konsorsium Yasiwa-Yayasan Ulin berharap, kegiatan ini menjadi kegiatan positif sebagai penyemangat memunculkan ide-ide baru yang kreatif. Untuk kemudian dapat diaplikasikan langsung di lingkungan, khususnya Muara Ancalong.

“Siswa siswi ini yang akan menjadi aktor (inovasi pelestarian lingkungan) di daerahnya,” ujarnya.

Pada kegiatan yang sama juga diumumkan pemenang lomba poster dan video lingkungan. Dengan juara satu yakni Shelfiana Citra dengan judul karya Melindungi Lahan Basah Mesangat Suwi, disusul juara dua Muhammad Raya dengan judul karya Manjaga dan Melestarikan Lahan Basah. Juara tiga yaitu Andrey Saputra Pratama dengan karya berjudul Lahan Basah adalah Ekosistem Penting Bagi Kehidupan Manusia dan Satwa Liar.

Peserta merupakan siswa dan siswi di Kecamatan Muara Ancalong dan Long Mesangat berusia 12-18 tahun. Dengan hadiah masing-masing untuk juara 1, 2 dan 3 yaitu Rp 1 juta, Rp 750 ribu serta Rp 500 ribu. Selama festival berlangsung, nampak pula dipamerkan produksi pupuk pada dan cair hingga Eco Print karya siswa SMAN 1 Muara Ancalong. (adv/kutim*)

 

SendShare32
Next Post

Silaturahmi Nasional, Alumni Komitmen Dukung Unisma Berkelas Dunia

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular Posts

Terlaris di Balikpapan, Kursus Mengemudi di KAKA Driving Dijamin Pasti Bisa

by admin
09/11/2021
0
4.9k

Maksud Hati Merubah Nasib, Johanis Tinungki Pulang Tinggal Nama

by admin
22/08/2023
0
2.2k

Keluarga Sehat bersama Eco Enzyme

by admin
07/01/2023
0
2k

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
Hubungi Kami: admin@lingkaranberita.com

© 2021 Lingkaran Berita -Media Informasi Terkini.

No Result
View All Result
  • HOME
    • IBU KOTA NEGARA
    • AUTOMATIVE
    • FOOD & TRAVEL
    • EDUCATION
    • EKONOMI
    • HEALTH
    • LIFE STYLE
    • KRIMINAL
    • OPINI & CERPEN
    • SPORT
    • ENTERTAINMENT
  • BORNEO UPDATE
    • KALTIM
      • SAMARINDA
      • BALIKPAPAN
      • PENAJAM
      • SANGATTA
      • BONTANG
      • PASER
  • VIRAL NEWS
  • NASIONAL

© 2021 Lingkaran Berita -Media Informasi Terkini.