lingkaranberita.com, Nunukan – Upaya penyelundupan pakaian bekas ilegal di jalur perbatasan utara Kalimantan kembali digagalkan. Sinergi aparat gabungan TNI dan intelijen berhasil mengamankan delapan karung ballpress yang disembunyikan di bantaran sungai Desa Mansalong, Kecamatan Lumbis, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, Minggu malam (22/2/2026).
Pengungkapan ini bermula dari laporan masyarakat yang mencurigai adanya tumpukan karung tertutup terpal hitam di lokasi terpencil. Menindaklanjuti informasi tersebut, tim gabungan yang terdiri dari Satgas BAIS, Satgas Intel , Intel , serta Satgas Pamtas RI–Malaysia langsung bergerak melakukan penyisiran.
Hasil pengecekan di lapangan membenarkan laporan warga. Petugas menemukan delapan karung ballpress berisi pakaian bekas impor ilegal yang masih tersegel kawat. Seluruh barang bukti kemudian diamankan ke Pos Koki Satgas Pamtas sebelum dikirim ke Pelabuhan Tunontaka, Nunukan, untuk menjalani pemeriksaan X-ray oleh .
Dari hasil pemeriksaan, diketahui total muatan diperkirakan mencapai 800 hingga 1.000 potong pakaian bekas dengan nilai ekonomis sekitar Rp40 juta. Tidak ditemukan barang terlarang lain di dalam kiriman tersebut.
Temuan ini mengindikasikan bahwa jalur sungai dan akses tidak resmi di kawasan perbatasan masih menjadi favorit jaringan penyelundup. Modus yang digunakan adalah sistem penimbunan sementara atau drop system sebelum barang diedarkan ke wilayah lain. Selain merugikan negara dari sisi kepabeanan, praktik ini juga menekan industri tekstil nasional dan membuka peluang kejahatan lintas batas.
Kapendam VI/Mulawarman, , menegaskan bahwa keberhasilan tersebut merupakan hasil dari soliditas antar-satuan dan peran aktif masyarakat. Ia memastikan TNI tidak akan memberi ruang bagi aktivitas ilegal di wilayah perbatasan.
“Setiap informasi dari warga sangat berarti. Sinergi inilah yang membuat pengawasan perbatasan semakin efektif. Kami akan terus memperketat patroli di jalur rawan untuk menutup celah penyelundupan,” tegasnya.
Dengan penggagalan ini, aparat berharap dapat memberikan efek jera sekaligus memperkuat pengamanan wilayah perbatasan sebagai garda terdepan menjaga kedaulatan dan stabilitas negara.(dam)