lingkaranberita.com, MALANG — Suasana kampus Universitas Islam Malang (UNISMA) terasa berbeda sepanjang 11–13 Februari 2026. Sebanyak 11 mahasiswa Fukuyama Heisei University, Jepang, didampingi satu dosen, hadir mengikuti rangkaian International Cultural Exchange 2026 yang sarat nuansa edukatif dan budaya.
SELENGKAPNYA TENTANG UNISMA BISA MENGUNJUNGI: www.unisma.ac.id
Program ini menjadi wujud nyata langkah UNISMA dalam mengakselerasi internasionalisasi kampus sekaligus memperluas jejaring kerja sama global. Kehadiran mahasiswa asing tersebut disambut hangat oleh sivitas akademika, membuka ruang dialog lintas negara yang cair dan penuh keakraban.
Rangkaian kegiatan diawali dengan tur kampus dan sesi pertukaran budaya bersama mahasiswa UNISMA. Dalam forum interaktif itu, para peserta saling berbagi cerita tentang kehidupan perkuliahan, tradisi, hingga kebiasaan sehari-hari di negara masing-masing. Diskusi yang berlangsung santai ini menciptakan suasana inklusif dan mempererat ikatan persahabatan.
Tak berhenti di lingkungan kampus, pengalaman lintas budaya juga diperluas ke lembaga pendidikan sekitar. Pada 12 Februari 2026, rombongan mengunjungi RA Muslimat NU 1 dan SDN Dinoyo 1. Di sana, mahasiswa Jepang terlibat langsung dalam kegiatan pembelajaran melalui permainan edukatif dan aktivitas kreatif, yang sekaligus melatih anak-anak berkomunikasi dalam suasana multikultural.
Selain agenda akademik, peserta juga diajak mengenal lebih dekat kekayaan budaya Malang dan sekitarnya. Kegiatan jelajah kota menjadi sarana memperkenalkan kearifan lokal, tradisi masyarakat, serta dinamika kehidupan sosial yang khas, sehingga memberi pengalaman autentik tentang Indonesia.
Rektor UNISMA, Prof. Drs. Junaidi, M.Pd., Ph.D., menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari strategi besar kampus untuk membangun jejaring internasional yang berkelanjutan. Menurutnya, interaksi lintas budaya tidak hanya memperluas wawasan, tetapi juga menanamkan nilai toleransi dan kolaborasi global di kalangan mahasiswa.
Senada dengan itu, Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kerja Sama, dr. Erna Sulistyowati, M.Kes., Ph.D., menyebut kehadiran mahasiswa asing membawa energi positif bagi iklim akademik. Atmosfer multikultural diyakini mampu meningkatkan kompetensi komunikasi global sekaligus memperkuat kesiapan UNISMA menuju kampus berkelas dunia.
SELENGKAPNYA TENTANG UNISMA BISA MENGUNJUNGI: www.unisma.ac.id
Sementara itu, dosen pendamping dari Fukuyama Heisei University, Prof. Noriaki Kawashima, Ph.D., mengapresiasi sambutan hangat yang diberikan UNISMA. Ia menilai keterlibatan langsung mahasiswa dalam aktivitas pendidikan di TK dan SD menjadi pengalaman berharga, terutama bagi mereka yang menekuni bidang Childhood Education.
Program ini merupakan kelanjutan kerja sama yang telah dirintis sejak 2025. Peningkatan jumlah peserta pada 2026 menjadi penanda kuatnya kepercayaan serta komitmen kedua institusi dalam membangun kemitraan jangka panjang, mencakup pertukaran mahasiswa, riset kolaboratif, hingga pengembangan pembelajaran lintas budaya.
Melalui kegiatan ini, UNISMA menegaskan perannya sebagai kampus yang terbuka, inklusif, dan berorientasi global, sekaligus menjadi jembatan persahabatan antara Indonesia dan Jepang di ranah pendidikan tinggi.(adv)
SELENGKAPNYA TENTANG UNISMA BISA MENGUNJUNGI: www.unisma.ac.id