lingkaranberita.com, Tenggarong – Perlahan namun konsisten, denyut kehidupan baru mulai tumbuh di pusat Kota Tenggarong. Sejak resmi dibuka oleh Bupati Kutai Kartanegara, dr. Aulia Rahman Basri, pada awal Januari 2026 lalu, Pasar Tangga Arung Square tak lagi sekadar menjadi bangunan baru, melainkan mulai bertransformasi menjadi magnet aktivitas ekonomi dan ruang publik masyarakat.
Arus pengunjung yang datang silih berganti menciptakan suasana hidup di dalam pasar berkonsep modern tersebut. Lorong-lorong yang bersih dan tertata rapi, berpadu dengan desain bangunan yang megah, menghadirkan pengalaman belanja yang berbeda dari pasar tradisional pada umumnya.
Meski belum seluruh lapak terisi, geliat aktivitas di Tangga Arung Square sudah terasa. Warga datang bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan belanja, tetapi juga menikmati suasana, bersantai, dan menjadikan pasar sebagai tempat rekreasi ringan bersama keluarga.
Bangunan dua lantai itu menyuguhkan nuansa yang kontras namun saling melengkapi. Lantai dasar diisi pedagang fesyen dan aksesori yang menampilkan dagangan secara tertata dan modern. Pencahayaan yang terang membuat etalase tampak menarik, memberikan kesan rapi dan nyaman bagi pengunjung.
Sementara itu, lantai dua menjadi pusat keramaian yang lebih dinamis. Deretan kuliner mulai beroperasi, menghadirkan aroma masakan yang menggoda selera. Percakapan pengunjung, suara peralatan dapur, dan tawa keluarga yang berkumpul menciptakan atmosfer hangat khas ruang temu masyarakat.
Nur Aminah, warga asal Sebulu, mengaku sengaja datang untuk melihat langsung wajah baru Pasar Tangga Arung Square. Ia menilai perubahan yang terjadi cukup signifikan dibandingkan kondisi sebelumnya.
“Sekarang rasanya beda sekali. Lebih nyaman, seperti jalan-jalan ke pusat perbelanjaan,” tuturnya.
Hal serupa dirasakan Nur Janah yang datang bersama anaknya. Selain berbelanja, ia memanfaatkan keberadaan Taman Super Hero di area depan pasar sebagai sarana rekreasi keluarga.
“Anak bisa main di taman, saya bisa belanja. Jadi satu tempat bisa untuk semuanya,” ujarnya.
Kehadiran Tangga Arung Square tak hanya menawarkan aktivitas jual beli, tetapi juga pengalaman ruang publik yang baru bagi masyarakat Tenggarong. Pasar ini perlahan menemukan ritmenya sebagai pusat ekonomi sekaligus ruang interaksi sosial, menandai babak baru wajah kota yang kian modern dan inklusif.(das)