lingkaranberita.com, PENAJAM — Selain menawarkan potensi wisata sungai berbatu, kawasan Riko di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) ternyata juga menyimpan kekayaan hayati yang belum banyak diketahui publik. Di area yang sama, habitat Burung Enggang ditemukan cukup stabil, menambah nilai ekologis bagi rencana pengembangan wisata alam.
Kabid Pariwisata Disbudpar PPU, Juzlizar Rakhman, mengatakan bahwa potensi Riko tidak hanya pada keindahan fisiknya. Keberadaan satwa endemik menjadi keunggulan yang menambah daya tarik kawasan tersebut.
“Di daerah sana, terutama di jalur menuju titik Sungai Batu, kita masih bisa melihat Burung Enggang. Ini kekayaan alam yang sangat bernilai dan harus dijaga,” terangnya.
Menurut Juzlizar, riam atau air terjun juga dipastikan ada di sekitar area tersebut. Namun seluruh titik potensial masih membutuhkan pendataan rinci karena belum pernah dilakukan survei lapangan secara menyeluruh.
Ia menyebutkan bahwa eksplorasi lanjutan akan segera dijadwalkan. Fokusnya adalah menentukan koordinat pasti, menilai aksesibilitas, hingga mengukur potensi wisata berkelanjutan yang tidak mengganggu ekosistem.
“Harapannya semua potensi ini bisa dipetakan dengan jelas. Ketika akses sudah dibuka dan datanya lengkap, Sungai Batu dapat menjadi salah satu hidden gem yang betul-betul bisa dipromosikan,” ujarnya.
Juzlizar juga menekankan bahwa pembangunan yang terjadi di sekitar kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) tidak akan menghapus kekayaan alam tersebut. Menurutnya, pembukaan destinasi wisata justru dapat menjadi bagian dari upaya konservasi jika dilakukan dengan benar.(adv/kominfoppu)