Lingkaranberita.com, JAKARTA — Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Mudyat Noor menegaskan kesiapan pemerintah daerah untuk memaksimalkan peluang dari program perumahan nasional, khususnya skema Kredit Usaha Rakyat (KUR) perumahan dan penyediaan rumah subsidi bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
Hal ini disampaikannya usai mengikuti rapat koordinasi tingkat nasional bersama Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), yang membahas strategi percepatan akses hunian layak bagi masyarakat.
Bupati Mudyat menilai bahwa KUR perumahan dan rumah subsidi dapat membuka akses hunian yang lebih terjangkau bagi warga PPU, terutama bagi keluarga muda yang membutuhkan fasilitas pembiayaan ringan.
“Kami optimistis program KUR perumahan dan rumah subsidi akan menjadi solusi nyata bagi masyarakat PPU untuk memiliki rumah yang layak dan terjangkau,” ujar Mudyat.
Ia menambahkan, Pemkab PPU akan melakukan pendataan kebutuhan secara detail, sekaligus mengawal agar kuota yang diberikan pemerintah pusat selaras dengan kebutuhan warga di daerah.
“Kami akan memastikan masyarakat PPU punya akses layak dalam program ini. Pemerintah daerah siap mendukung penuh implementasinya,” tegasnya.
Selain berfokus pada pembiayaan perumahan, Bupati menilai kolaborasi antarlembaga pusat dan pemerintah daerah menjadi penentu keberhasilan program nasional tersebut.
Pertemuan di Jakarta itu melibatkan pejabat pusat dan daerah, seperti Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud, Gubernur Papua Barat, Gubernur Maluku Utara, serta Wakil Gubernur Sulawesi Utara.(adv/kominfoppu)