• SUSUNAN REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • HOME
    • IBU KOTA NEGARA
    • AUTOMATIVE
    • FOOD & TRAVEL
    • EDUCATION
    • EKONOMI
    • HEALTH
    • LIFE STYLE
    • KRIMINAL
    • OPINI & CERPEN
    • SPORT
    • ENTERTAINMENT
  • BORNEO UPDATE
    • KALTIM
      • SAMARINDA
      • BALIKPAPAN
      • PENAJAM
      • SANGATTA
      • BONTANG
      • PASER
  • VIRAL NEWS
  • NASIONAL
No Result
View All Result
Lingkaran Berita
No Result
View All Result

Pemkab PPU Fokus pada Layanan Publik dan Ekonomi Lokal

30/11/2025
in PENAJAM
0

Momentum pembahasan APBD tahun 2026 bersama DPRD dan Pemkab PPU.(ist)

536
VIEWS
Share on WhatsappShare on Facebook

lingkaranberita.com, PENAJAM — Sidang Paripurna DPRD PPU yang sekaligus membuka Masa Sidang I tahun 2026 berlangsung dengan sorotan tajam terhadap kondisi fiskal daerah. Ketua DPRD PPU, Raup Muin, menegaskan bahwa APBD 2026 harus disikapi secara hati-hati mengingat penurunan signifikan pada alokasi dana transfer dari pemerintah pusat.

Related Posts

Dorong Adaptasi Daerah Hadapi IKN, PPU Lakukan Evaluasi Menyeluruh untuk Pimpinan Tinggi Pratama

Disdikpora Terapkan Skema “Cadangan Kepemimpinan” untuk Stabilkan Manajemen Pendidikan PPU

Waris Dorong Ekonomi Komunitas Lewat Pokdarwis

PPU Gencarkan Sosialisasi Aturan Ketenagakerjaan, 147 Perusahaan Mulai Lengkapi Laporan Operasi

Menurut Raup, PPU sebagai daerah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN) masih sangat bergantung pada transfer pusat, sehingga setiap pengurangan memiliki dampak langsung pada kapasitas belanja daerah.

“Kondisi ini memaksa kita melakukan peninjauan ulang pada setiap pos anggaran agar tetap sejalan dengan prioritas pembangunan,” tegas Raup.

Ia menekankan bahwa sektor pendidikan, kesehatan, infrastruktur dasar, serta program pemulihan dan penguatan ekonomi lokal harus menjadi fokus utama pemerintah daerah pada 2026.

Langkah antisipatif telah dilakukan pemerintah daerah, termasuk kebijakan kehati-hatian dalam pembayaran pengadaan barang dan jasa. DPRD meminta agar langkah serupa diterapkan lebih luas untuk menjaga stabilitas keuangan daerah di tengah tantangan pembangunan IKN yang semakin cepat.

Selain itu, Raup menilai pentingnya sinkronisasi kebijakan antara eksekutif dan legislatif agar setiap program tidak hanya berjalan, tetapi juga memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat PPU.

“Ketepatan program jauh lebih penting daripada besarnya anggaran. Setiap rupiah harus diarahkan pada sektor yang berdampak luas,” pungkasnya.

Sidang paripurna ditutup dengan persetujuan bersama antara pemerintah daerah dan DPRD, menandai dimulainya implementasi APBD 2026 sebagai pedoman pembangunan di Kabupaten Penajam Paser Utara.(adv/kominfoppu)

SendShare32
Next Post

Sekda Tohar Instruksikan Pemetaan Titik Rawan dan Mitigasi Cepat di Seluruh Kecamatan PPU

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular Posts

Terlaris di Balikpapan, Kursus Mengemudi di KAKA Driving Dijamin Pasti Bisa

by admin
09/11/2021
0
4.7k

Maksud Hati Merubah Nasib, Johanis Tinungki Pulang Tinggal Nama

by admin
22/08/2023
0
2.2k

Keluarga Sehat bersama Eco Enzyme

by admin
07/01/2023
0
1.9k

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
Hubungi Kami: admin@lingkaranberita.com

© 2021 Lingkaran Berita -Media Informasi Terkini.

No Result
View All Result
  • HOME
    • IBU KOTA NEGARA
    • AUTOMATIVE
    • FOOD & TRAVEL
    • EDUCATION
    • EKONOMI
    • HEALTH
    • LIFE STYLE
    • KRIMINAL
    • OPINI & CERPEN
    • SPORT
    • ENTERTAINMENT
  • BORNEO UPDATE
    • KALTIM
      • SAMARINDA
      • BALIKPAPAN
      • PENAJAM
      • SANGATTA
      • BONTANG
      • PASER
  • VIRAL NEWS
  • NASIONAL

© 2021 Lingkaran Berita -Media Informasi Terkini.