lingkaranberita.com, PENAJAM — Keberhasilan Kabupaten PPU menjadi tuan rumah Popda Kaltim XVII/2025 membuat pemerintah daerah semakin percaya diri. Bupati PPU, Mudyat Noor, secara terbuka meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim kembali menempatkan PPU sebagai lokasi penyelenggaraan berbagai agenda besar di masa mendatang.
Permintaan ini bukan tanpa dasar. Selain pelaksanaan Popda yang berjalan lancar, dampak langsung terhadap ekonomi masyarakat menjadi pertimbangan kuat.
“Mudah-mudahan beberapa event Pemprov Kaltim bisa kembali dilaksanakan di Kabupaten PPU. Dampaknya sudah terbukti sangat besar untuk masyarakat,” kata Mudyat.
Salah satu bukti keberhasilan tersebut terlihat dari meningkatnya pendapatan pelaku usaha kecil. Farhan, penjual kaus di sekitar Stadion Panglima Sentik, menjadi salah satu yang merasakan langsung lonjakan pembeli.
“Saya bawa 450 kaus bertema Popda, alhamdulillah hampir habis. Tinggal sekitar 50 lembar saja. Harganya Rp100 ribu per kaus,” ungkapnya.
Keberhasilan itu memperkuat argumen bahwa PPU layak menjadi lokasi rutin penyelenggaraan event tingkat provinsi. Infrastruktur yang semakin siap dan dukungan penuh dari masyarakat membuat daerah ini semakin kompetitif di mata Pemprov Kaltim.
Dengan dampak ekonomi yang terbukti nyata, PPU kini menatap peluang untuk menjadi salah satu pusat kegiatan olahraga dan event besar lainnya di Benua Etam.(adv/kominfoppu)