lingkaranberita.com, Penajam — Kerja sama antardaerah dalam penguatan literasi desa semakin menguat, salah satunya melalui studi tiru antara Kecamatan Blahbatuh, Gianyar Bali, dan Desa Binuang, Sepaku, PPU. Pertemuan ini membuka ruang pertukaran metode, inovasi, dan strategi pengelolaan perpustakaan desa.
Kunjungan yang berlangsung pada Rabu (26/11/2025) di Aula Kantor Desa Binuang mempertemukan berbagai unsur pemerintahan. Delegasi Blahbatuh terdiri dari camat, para kepala desa, dan unsur BPD, sementara dari PPU hadir Dinas Perpustakaan dan Arsip, Camat Sepaku, Kepala Desa Binuang, serta pengurus Perpustakaan Sumber Ilmu.
Belajar dari Praktik Baik Desa Binuang
Bagi Blahbatuh, kunjungan ini merupakan langkah strategis untuk mencari referensi dalam membangun perpustakaan desa yang efektif dan berdaya guna. Mereka menilai Binuang memiliki sistem literasi yang berhasil karena menggabungkan dukungan pemerintah desa, pengelola profesional, serta partisipasi masyarakat.
Camat Blahbatuh menyampaikan harapan agar studi tiru ini menjadi pintu masuk kerja sama lanjutan.
“Kami ingin mendapat arahan konkret untuk mengembangkan perpustakaan desa kami. Contoh di Binuang menunjukkan bahwa kolaborasi berbagai unsur desa dapat menghasilkan prestasi,” jelasnya.
Wadah Diskusi dan Kemitraan Literasi
Kunjungan ini tidak hanya berisi pemaparan resmi, tetapi juga sesi berbagi pengalaman antara pengurus perpustakaan kedua daerah. Kepala Perpustakaan Sumber Ilmu memaparkan langkah-langkah pengembangan literasi desa, mulai dari penguatan kelembagaan, kegiatan inklusi sosial, hingga program pemberdayaan masyarakat berbasis perpustakaan.
Pertemuan diakhiri dengan diskusi interaktif yang membahas peluang kerja sama jangka panjang untuk memperkuat jejaring literasi desa di kedua wilayah.(adv/kominfoppu)