lingkaranberita.com, PENAJAM — Program Kartu Penajam Cerdas (KPC) tak hanya menghadirkan bantuan pendidikan, tetapi juga mulai dibangun sebagai sarana pembelajaran literasi keuangan bagi siswa di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU). Melalui rekening pribadi, siswa baru tahun 2025 diarahkan memahami cara mengelola uang sejak dini.
Sekretaris Daerah PPU Tohar menilai KPC memiliki peran lebih luas dari sekadar penyaluran dana.
“Rekening ini bukan hanya untuk mengambil dana. Ajarkan mereka menabung. Kalau tidak perlu, jangan dihabiskan,” pesan Tohar dalam arahannya.
Pendekatan ini menjadi terobosan baru setelah bertahun-tahun bantuan pendidikan hanya hadir dalam bentuk barang yang belum tentu sesuai kebutuhan siswa. Melalui sistem rekening, penggunaan dana sepenuhnya dapat disesuaikan dengan kebutuhan nyata seperti seragam, alat tulis, atau perlengkapan sekolah lainnya.
Kepala Disdikpora PPU Andi Singkeru menyampaikan bahwa seluruh mekanisme teknis telah siap dijalankan, termasuk sosialisasi kepada orang tua dan sekolah mengenai cara menggunakan rekening bantuan.
“Anggaran sudah siap, mekanisme juga siap. Selanjutnya kami bergerak memberikan pemahaman kepada sekolah dan orang tua agar program berjalan optimal,” jelasnya.
Bankaltimtara turut memperkuat program ini dengan layanan tanpa biaya administrasi dan fasilitas layanan keliling agar siswa di kecamatan jauh tidak kesulitan mengakses bank.
KPC menjadi salah satu program prioritas Pemkab PPU dalam RPJMD 2025–2029 sebagai upaya memperkuat kualitas SDM sejak pendidikan dasar. Pemerintah berharap program ini dapat membangun generasi yang tidak hanya cerdas dalam akademik, tetapi juga bijak dalam mengelola keuangan sejak usia sekolah.(adv/kominfoppu)