lingkaranberita.com, PENAJAM — Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mulai memasuki fase baru transformasi pendidikan melalui peluncuran Kartu Penajam Cerdas, program bantuan berbasis rekening yang digadang menjadi fondasi peningkatan literasi keuangan bagi keluarga dan siswa.
Kepala Disdikpora PPU, Andi Singkeru, menjelaskan bahwa model bantuan baru ini menggantikan sistem lama yang berbasis barang. Menurutnya, penyaluran bantuan melalui rekening jauh lebih fleksibel, akuntabel, dan memungkinkan orang tua menyesuaikan pembelian kebutuhan pendidikan sesuai kondisi di lapangan.
“Ini bukan sekadar bantuan pendidikan. Ini langkah awal membentuk generasi yang lebih cerdas mengelola keuangan,” ujar Andi.
Program ini masuk dalam prioritas RPJMD PPU 2025–2029 karena dinilai berperan besar dalam penguatan kualitas sumber daya manusia jangka panjang. Dengan sistem transaksi non-tunai, pemerintah mendorong lahirnya budaya baru di keluarga: mengelola dana pendidikan secara lebih terencana.
Disdikpora juga memastikan bahwa proses pendataan siswa, kerja sama perbankan, hingga mekanisme pengawasan sudah disiapkan. Program ini diharapkan tidak hanya meningkatkan efisiensi, tetapi juga memperkuat transparansi penggunaan anggaran pendidikan.
“Kami ingin memastikan bantuan tepat sasaran dan benar-benar memberikan dampak bagi masa depan anak-anak PPU,” kata Andi.
Transformasi ini diyakini akan menciptakan ekosistem pendidikan yang lebih adaptif dan modern, sekaligus menjawab tantangan pemerataan akses pendidikan di daerah.(adv/kominfoppu)