lingkaranberita.com, PENAJAM — Selain menjalankan rehabilitasi RTLH, Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) melalui Disperkimtan juga fokus menyediakan hunian layak bagi warga terdampak bencana. Tahun ini, sebanyak 23 unit rumah relokasi dibangun sebagai bentuk perlindungan sosial dan dukungan pemulihan pasca-kebakaran.
Rumah relokasi itu tersebar di dua kelurahan, masing-masing 21 unit di Maridan dan dua unit di Penajam. Seluruhnya dirancang agar siap ditempati dan memenuhi standar kenyamanan dasar bagi keluarga yang kehilangan tempat tinggal.
Kabid Perumahan, Permukiman, dan Pertamanan Disperkimtan PPU, Khairil Achmad, mengatakan bahwa pembangunan ini merupakan komitmen pemerintah daerah untuk memastikan setiap warga terdampak bencana tetap memiliki hunian yang aman.
“Harapan kami, rumah baru ini bisa menjadi awal pemulihan bagi keluarga korban kebakaran. Mereka bisa bangkit lagi dengan kondisi tempat tinggal yang lebih layak,” ujarnya.
Program pembangunan rumah relokasi ini turut mendukung upaya pemerintah dalam mengurangi angka kerentanan sosial, sekaligus sejalan dengan target peningkatan kesejahteraan masyarakat. Pemerintah menegaskan, proyek akan dirampungkan sebelum akhir tahun agar warga dapat segera menempati hunian baru mereka.(adv/kominfoppu)