• SUSUNAN REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • HOME
    • IBU KOTA NEGARA
    • AUTOMATIVE
    • FOOD & TRAVEL
    • EDUCATION
    • EKONOMI
    • HEALTH
    • LIFE STYLE
    • KRIMINAL
    • OPINI & CERPEN
    • SPORT
    • ENTERTAINMENT
  • BORNEO UPDATE
    • KALTIM
      • SAMARINDA
      • BALIKPAPAN
      • PENAJAM
      • SANGATTA
      • BONTANG
      • PASER
  • VIRAL NEWS
  • NASIONAL
No Result
View All Result
Lingkaran Berita
No Result
View All Result

Disdikpora Intensifkan Pengawasan PKBM, Pastikan Mutu Layanan Pendidikan Kesetaraan di PPU

18/11/2025
in PENAJAM
0

Kepala Bidang PAUD dan Pendidikan Nonformal (PNF), Durajat.(ist)

531
VIEWS
Share on WhatsappShare on Facebook

Lingkaranberita.com, PENAJAM — Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) memperketat pengawasan terhadap seluruh Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) guna memastikan kualitas pendidikan nonformal tetap terjaga. Langkah ini menjadi bagian dari strategi daerah untuk mengendalikan angka putus sekolah.

Related Posts

Dorong Adaptasi Daerah Hadapi IKN, PPU Lakukan Evaluasi Menyeluruh untuk Pimpinan Tinggi Pratama

Disdikpora Terapkan Skema “Cadangan Kepemimpinan” untuk Stabilkan Manajemen Pendidikan PPU

Waris Dorong Ekonomi Komunitas Lewat Pokdarwis

PPU Gencarkan Sosialisasi Aturan Ketenagakerjaan, 147 Perusahaan Mulai Lengkapi Laporan Operasi

Kepala Bidang PAUD dan Pendidikan Nonformal (PNF), Durajat, mengatakan bahwa monitoring bulanan yang dilakukan pihaknya mencakup pemeriksaan kelengkapan data peserta didik, mutu pembelajaran, hingga konsistensi program kesetaraan yang dijalankan.

“Kami ingin memastikan anak-anak yang kembali belajar melalui PKBM mendapat layanan pendidikan yang benar-benar layak dan terukur,” jelasnya.

Menurut Durajat, keberadaan PKBM tidak hanya menjadi alternatif pendidikan, namun juga menjadi ruang pemulihan bagi anak-anak yang pernah keluar dari sistem sekolah formal. Fleksibilitas waktu, biaya yang relatif terjangkau, serta pendekatan pembelajaran yang lebih personal menjadikan jalur ini semakin diminati.

Ia menambahkan bahwa PKBM di PPU telah menunjukkan perkembangan positif. Lembaga seperti PKBM Mawar Kreatif dan Homeschooling Farah terus menerima siswa baru dari berbagai wilayah. Peningkatan ini membuktikan bahwa masyarakat mulai menyadari pentingnya jalur pendidikan nonformal.

Durajat juga mengimbau para orang tua agar tidak membiarkan anak-anak menghentikan pendidikannya begitu saja. Melalui PKBM, kata dia, setiap anak memiliki peluang yang sama untuk meraih ijazah kesetaraan dan membuka kembali peluang masa depan mereka.

Dengan pengawasan yang lebih intensif serta dukungan penuh Disdikpora, pemerintah berharap program pendidikan kesetaraan dapat berjalan lebih optimal dan memberi dampak nyata bagi pengurangan angka putus sekolah di Penajam Paser Utara.(adv/kominfoppu)

SendShare32
Next Post

Bibit Sawit Non-Standar Masih Marak, Distan PPU Bidik Perbaikan Melalui Wajib STDB

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular Posts

Terlaris di Balikpapan, Kursus Mengemudi di KAKA Driving Dijamin Pasti Bisa

by admin
09/11/2021
0
4.8k

Maksud Hati Merubah Nasib, Johanis Tinungki Pulang Tinggal Nama

by admin
22/08/2023
0
2.2k

Keluarga Sehat bersama Eco Enzyme

by admin
07/01/2023
0
1.9k

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
Hubungi Kami: admin@lingkaranberita.com

© 2021 Lingkaran Berita -Media Informasi Terkini.

No Result
View All Result
  • HOME
    • IBU KOTA NEGARA
    • AUTOMATIVE
    • FOOD & TRAVEL
    • EDUCATION
    • EKONOMI
    • HEALTH
    • LIFE STYLE
    • KRIMINAL
    • OPINI & CERPEN
    • SPORT
    • ENTERTAINMENT
  • BORNEO UPDATE
    • KALTIM
      • SAMARINDA
      • BALIKPAPAN
      • PENAJAM
      • SANGATTA
      • BONTANG
      • PASER
  • VIRAL NEWS
  • NASIONAL

© 2021 Lingkaran Berita -Media Informasi Terkini.