Lingkaranberita.com, PENAJAM — Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mempertegas komitmennya membangun sumber daya manusia dari akar yang paling awal: Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Tahun 2025 menjadi momentum penguatan tersebut lewat serangkaian pelatihan yang menempatkan guru PAUD sebagai agen transformasi pendidikan daerah.
Kepala Bidang PAUD dan Pendidikan Non-Formal Disdikpora PPU, Durajat, menegaskan bahwa PAUD adalah titik awal pembentukan kualitas SDM. Karena itu, penguatan kapasitas guru menjadi prioritas mutlak.
“PAUD adalah fondasi. Jika dasar ini kuat, maka kualitas SDM PPU di masa mendatang akan jauh lebih siap dan tangguh,” ujarnya.
Ia menjelaskan, seluruh pelatihan tahun ini disusun bukan sekadar untuk meningkatkan kemampuan teknis guru, tetapi juga untuk menanamkan pola pikir inovatif dan profesional dalam pengelolaan pembelajaran.
Durajat mengatakan bahwa keterbatasan anggaran membuat jumlah peserta tiap pelatihan tidak bisa besar. Namun strategi Disdikpora adalah menyiapkan guru peserta sebagai penyebar ilmu yang akan menularkan keterampilan baru ke pendidik lain di sekolah masing-masing.
“Setiap guru yang ikut pelatihan harus bisa menjadi multiplier. Dengan begitu manfaatnya menyebar lebih cepat dan terasa langsung oleh anak-anak,” katanya.
Program pelatihan tahun ini sejalan dengan arah kebijakan pembangunan daerah yang menempatkan pendidikan sebagai prioritas. Pemerintah berharap penguatan sektor PAUD mampu memberi efek berantai: mulai dari peningkatan layanan belajar, tumbuhnya kreativitas guru, hingga meningkatnya kesiapan anak memasuki jenjang sekolah dasar.
Dengan konsistensi dan pembinaan berkelanjutan, Disdikpora optimistis kualitas pendidikan anak usia dini di PPU akan jauh lebih maju dalam beberapa tahun ke depan.(adv/kominfoppu)