Lingkaranberita.com, PENAJAM — Penerapan Kartu Penajam Cerdas (KPC) tidak hanya berfokus pada penyaluran bantuan pendidikan, namun juga diarahkan menjadi sarana pembelajaran literasi keuangan dini bagi peserta didik. Hal ini disampaikan Kepala Disdikpora PPU Andi Singkeru, usai penandatanganan kerja sama dengan Bankaltimtara.
Menurut Andi, Sekretaris Daerah PPU Tohar berpesan agar dana bantuan yang diterima siswa dikelola dengan bijak.
“Harapan Pak Sekda, saldo jangan langsung habis. Kalau bisa malah bertambah. Karena itu sekolah wajib membimbing anak-anak agar punya rencana penggunaan dana,” jelasnya.
Pendekatan tersebut dinilai penting agar siswa terbiasa mengelola uang secara bertanggung jawab sejak dini, terlebih bantuan KPC diterima langsung melalui rekening masing-masing.
Disdikpora PPU juga sedang memperkuat akuntabilitas internal dengan menyambungkan data aset pendidikan ke sistem Dapodik. Upaya ini akan memudahkan proses pemeriksaan BPK dan sekaligus menjadi dasar pemerintah pusat dalam menyalurkan bantuan revitalisasi satuan pendidikan.
Tidak hanya itu, dinas kini tengah menyusun Ekselen Plan, sebuah dokumen operasional berisi langkah-langkah teknis yang lebih spesifik. Dokumen ini disiapkan sebagai panduan pelaksanaan program pendidikan di PPU agar setiap kebijakan memiliki alur kerja jelas dan terukur.
Dengan serangkaian penguatan tersebut, program KPC tidak hanya hadir sebagai bantuan finansial, tetapi juga menjadi tonggak peningkatan tata kelola pendidikan dan kualitas pembelajaran di seluruh wilayah Penajam Paser Utara.(adv/kominfoppu)