lingkaranberita.com, PENAJAM — Perayaan dua tahun Badan Koordinasi Majelis Ta’lim Masjid – Dewan Masjid Indonesia (BKMM-DMI) Penajam Paser Utara menghadirkan semangat baru bagi para penggerak dakwah di tingkat kelurahan dan desa. Dalam momentum tersebut, 37 pengurus ranting resmi dilantik, menandai penguatan struktur organisasi hingga ke akar rumput.
Asisten I Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Nicko Herlambang, yang hadir dalam acara itu, menyoroti besarnya tantangan dakwah di tengah derasnya arus digital. Ia mengatakan majelis taklim kini memikul peran strategis tidak hanya dalam pendidikan keagamaan, tetapi juga dalam literasi informasi.
“Masyarakat kita sangat akrab dengan media sosial. Di situ peluang dakwah terbuka luas, tapi di sana juga hoaks berkembang cepat. Majelis taklim bisa menjadi pihak yang mengedukasi umat agar lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi,” ujar Nicko.
Ia mengajak para pengurus baru untuk tidak ragu memanfaatkan teknologi, termasuk membuat konten dakwah, dokumentasi kegiatan, hingga menggelar kajian daring agar bisa diakses lebih banyak jamaah.
Selain fokus pada edukasi digital, Nicko juga menekankan pentingnya program pemberdayaan umat yang dapat digagas majelis taklim untuk menjawab persoalan sosial kekinian.
Acara pelantikan dan milad ke-2 ini menjadi ruang konsolidasi antarpengurus BKMM-DMI PPU, sekaligus mendorong lahirnya gerakan dakwah yang lebih relevan bagi generasi hari ini.(adv/kominfoppu)