• SUSUNAN REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • HOME
    • IBU KOTA NEGARA
    • AUTOMATIVE
    • FOOD & TRAVEL
    • EDUCATION
    • EKONOMI
    • HEALTH
    • LIFE STYLE
    • KRIMINAL
    • OPINI & CERPEN
    • SPORT
    • ENTERTAINMENT
  • BORNEO UPDATE
    • KALTIM
      • SAMARINDA
      • BALIKPAPAN
      • PENAJAM
      • SANGATTA
      • BONTANG
      • PASER
  • VIRAL NEWS
  • NASIONAL
No Result
View All Result
Lingkaran Berita
No Result
View All Result

Anjat, Mandau, hingga Tarian Nyaronyerua Pikat Pengunjung

15/11/2025
in PENAJAM
0

Tarian khas Kaltim sukses mencuri perhatian pengunjung.(ist)

539
VIEWS
Share on WhatsappShare on Facebook

lingkaranberita.com, TANGERANG — Suasana KIM Fest 2025 di Kota Tangerang berubah semarak ketika booth KIM Mangun Karya menampilkan budaya khas Paser. Komunitas asal Desa Bangun Mulya, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), itu membawa ragam identitas budaya lokal yang membuat pengunjung berhenti sejenak untuk melihat lebih dekat.

Related Posts

Zakat Fitrah di Penajam 2026 Ikut Disesuaikan

Dorong Adaptasi Daerah Hadapi IKN, PPU Lakukan Evaluasi Menyeluruh untuk Pimpinan Tinggi Pratama

Disdikpora Terapkan Skema “Cadangan Kepemimpinan” untuk Stabilkan Manajemen Pendidikan PPU

Waris Dorong Ekonomi Komunitas Lewat Pokdarwis

Dari tas rotan anyaman Anjat, Mandau Paser, musik tradisional gambus, hingga perhiasan adat Belian “sambang sambit” — seluruhnya ditata sebagai representasi kebanggaan masyarakat Paser. Tak berhenti di situ, KIM Mangun Karya juga mempromosikan produk UMKM khas desa seperti Batik Sekar Buen, camilan Umbikoe, hingga keripik kulit singkong.

Penampilan yang paling menyedot perhatian pengunjung adalah tari Nyaronyerua, tarian daerah Paser yang mereka tampilkan langsung di area festival. Aksi panggung ini membuat booth KIM Mangun Karya ramai disinggahi, bahkan menjadi salah satu titik favorit untuk swafoto.

Selain aktivitas budaya, mereka juga memamerkan program unggulan seperti podcast, live streaming, hingga Radio FM Swara Bangun Mulya, yang menunjukkan bahwa desa dapat mengelola media informasi secara mandiri dan modern.

Kiprah KIM Mangun Karya di festival ini disebut sebagai energi baru bagi gerakan literasi dan pelestarian budaya di PPU. Kehadiran mereka bukan hanya mewakili Kalimantan Timur, tetapi juga membawa pesan bahwa budaya lokal dan inovasi digital dapat berjalan seiring dalam memperkuat identitas daerah.(adv/kominfoppu)

SendShare32
Next Post

Suara Emas dari Kampus Hijau, Mahasiswi UNISMA Raih Podium Nasional di Festival Araby

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular Posts

Terlaris di Balikpapan, Kursus Mengemudi di KAKA Driving Dijamin Pasti Bisa

by admin
09/11/2021
0
4.9k

Maksud Hati Merubah Nasib, Johanis Tinungki Pulang Tinggal Nama

by admin
22/08/2023
0
2.2k

Keluarga Sehat bersama Eco Enzyme

by admin
07/01/2023
0
2k

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
Hubungi Kami: admin@lingkaranberita.com

© 2021 Lingkaran Berita -Media Informasi Terkini.

No Result
View All Result
  • HOME
    • IBU KOTA NEGARA
    • AUTOMATIVE
    • FOOD & TRAVEL
    • EDUCATION
    • EKONOMI
    • HEALTH
    • LIFE STYLE
    • KRIMINAL
    • OPINI & CERPEN
    • SPORT
    • ENTERTAINMENT
  • BORNEO UPDATE
    • KALTIM
      • SAMARINDA
      • BALIKPAPAN
      • PENAJAM
      • SANGATTA
      • BONTANG
      • PASER
  • VIRAL NEWS
  • NASIONAL

© 2021 Lingkaran Berita -Media Informasi Terkini.