Lingkaranberita.com, JAKARTA — Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mendorong penguatan sinergi dan kolaborasi lintas sektor dengan pemerintah pusat untuk memastikan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) berjalan inklusif dan memberi dampak langsung bagi masyarakat sekitar. Pesan itu disampaikan Bupati PPU Mudyat Noor saat audiensi bersama Dirjen Perimbangan Keuangan Kemenkeu RI, Askolani, Selasa (5/11/2025).
Dalam pertemuan tersebut, Bupati menekankan bahwa pembangunan IKN tidak hanya soal pusat pemerintahan, tetapi juga transformasi kawasan penyangga yang menjadi tulang punggung mobilitas dan pelayanan masyarakat.
“Pembangunan IKN harus menjadi momentum pemerataan. Sinergi pusat dan daerah sangat penting agar pertumbuhan tidak terpusat, tapi menyebar dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat PPU,” ungkap Mudyat.
Ia juga menyebutkan bahwa berbagai program penunjang — seperti peningkatan infrastruktur dasar, layanan kesehatan, pendidikan, dan penguatan tata ruang — membutuhkan kolaborasi lintas kementerian dan lembaga. Dukungan fiskal hanyalah salah satu unsur, sementara koordinasi lintas sektor akan menentukan kualitas implementasi di lapangan.
Menurut Bupati, pemerintah daerah siap berkontribusi penuh dalam ekosistem pembangunan IKN selama kebijakan pusat membuka ruang kerja sama yang lebih kuat. “Kami ingin memastikan pembangunan berjalan berkelanjutan dan inklusif. PPU siap menjadi mitra strategis pemerintah pusat,” jelasnya.
Audiensi tersebut tidak hanya membahas kebutuhan fiskal, tetapi juga menjadi forum sinkronisasi program pembangunan agar pemerintah daerah tidak berjalan sendiri dalam menghadapi perubahan besar di wilayah IKN. Turut mendampingi Bupati, jajaran pimpinan daerah mulai dari Wakil Ketua DPRD PPU Andi Yusuf hingga perangkat daerah terkait.(adv/Kominfo PPU)