lingkaranberita.com, Malang – Upaya mengangkat potensi kekayaan hayati Indonesia ke level internasional kembali ditorehkan Universitas Islam Malang (UNISMA). Dr. apt. Yudi Purnomo, M.Kes, dosen Fakultas Kedokteran UNISMA, tengah menjalani riset bergengsi di Ritsumeikan University, Jepang, yang berfokus pada pengembangan herbal Indonesia sebagai kandidat obat antidiabetes dan anti-inflamasi.
SELENGKAPNYA TENTANG UNISMA BISA MENGUNJUNGI: www.unisma.ac.id
Dalam program International Collaboration Research (ICR) 2024, Dr. Yudi dipercaya sebagai Visiting Researcher di bawah bimbingan pakar biomedik, Prof. Mikio Nishizawa, MD, PhD. Penelitian ini menyoroti khasiat daun pulutan (Urena lobata) dan akar kuning (Fibraurea tinctoria), dua tanaman obat tradisional yang diyakini menyimpan potensi besar untuk terapi modern.
“Riset ini bukan hanya soal inovasi sains, tetapi juga bagian dari upaya menempatkan herbal Indonesia dalam peta riset dunia,” ungkap Dr. Yudi.
Hasil awal penelitian menunjukkan fraksi etil asetat daun pulutan mampu meredam aktivitas inflamasi secara signifikan. Namun, efektivitasnya menurun setelah melalui proses deklorofilasi. Sementara itu, akar kuning tampil menjanjikan dengan aktivitas ganda: sebagai antidiabetes sekaligus anti-inflamasi. Temuan ini sedang dipersiapkan untuk dipublikasikan di jurnal internasional bereputasi.
SELENGKAPNYA TENTANG UNISMA BISA MENGUNJUNGI: www.unisma.ac.id
Selain terlibat dalam penelitian individu, Dr. Yudi juga menjadi bagian dari proyek internasional “Prevention of Diabetes Mellitus by Traditional Asian Drugs and Foods” yang dipimpin Prof. Nishizawa. Proyek yang didanai Asia-Japan Research Institute (AJI) ini telah menghasilkan berbagai publikasi dan buku ilmiah, memperkuat jejaring riset lintas negara.
Rekam jejak publikasi Dr. Yudi juga kian mengukuhkan kontribusi UNISMA dalam riset herbal. Puluhan hasil penelitiannya telah terindeks di jurnal bergengsi Scopus dan WOS, menjadikan FK UNISMA semakin diakui dalam bidang biomedik dan farmakologi bahan alam.
Keikutsertaan Dr. Yudi di Jepang menegaskan komitmen UNISMA untuk terus membangun citra sebagai Research and Entrepreneur University dengan orientasi global. “Kolaborasi internasional ini adalah langkah strategis bagi pengembangan riset, sekaligus diplomasi akademik untuk Indonesia,” tegasnya.(adv*)
SELENGKAPNYA TENTANG UNISMA BISA MENGUNJUNGI: www.unisma.ac.id