lingkaranberita.com, Malang,–Fakultas Agama Islam Universitas Islam Malang (FAI Unisma) kembali menunjukkan konsistensinya di kancah pendidikan global dengan melepas 13 mahasiswa untuk mengikuti Praktik Pengalaman Lapangan–Kandidat Sarjana Mengabdi (PPL-KSM) Internasional di Malaysia.
SELENGKAPNYA TENTANG UNISMA BISA MENGUNJUNGI: www.unisma.ac.id
Acara pelepasan berlangsung hangat di ruang Rektor Unisma, dipimpin langsung oleh Rektor Prof. Drs. Junaidi, M.Pd., Ph.D., dan dihadiri jajaran pimpinan fakultas, dosen pendamping, serta para peserta program. Momen ini tak hanya menjadi seremoni resmi, tetapi juga ruang berbagi motivasi sebelum para mahasiswa berangkat menapaki pengalaman lintas negara.
“Program ini bukan sekadar magang atau pengabdian, tapi laboratorium hidup untuk memahami perbedaan budaya, karakter, dan sistem pendidikan,” ujar Rektor Junaidi. Ia juga membandingkan filosofi hidup Indonesia dan Malaysia, menekankan pentingnya adaptasi cepat di lingkungan baru.
Para peserta berasal dari empat program studi FAI: Pendidikan Agama Islam (5 orang), Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (5 orang), Pendidikan Islam Anak Usia Dini (1 orang), dan Pendidikan Bahasa Arab (2 orang). Selama satu bulan, mereka akan ditempatkan di tiga lembaga pendidikan Islam ternama di Malaysia: Madrasah Uthmaniah ABIM (Pulau Penang), Ma’ahad Tahfiz Teh Samad (Kedah), dan Seri Al-Ma’rif (Sungai Petani, Kedah).
SELENGKAPNYA TENTANG UNISMA BISA MENGUNJUNGI: www.unisma.ac.id
Rektor juga memberikan pesan praktis: jaga kekompakan, kesehatan fisik dan mental, serta semangat yang konsisten sejak awal hingga akhir program. “Hari-hari awal biasanya penuh euforia, tapi tantangan sebenarnya muncul setelahnya. Saling dukung, tetap solid, dan jangan lupa komunikasi dengan pembimbing,” pesannya.
Dekan FAI Unisma, Dr. Drs. KH. Abdul Jalil, M.Pd.I., menegaskan bahwa PPL-KSM Internasional sudah menjadi agenda tahunan dan bagian dari grand design internasionalisasi kampus sejak 2019. “Ini adalah kali kelima kami mengirim mahasiswa ke Malaysia. Kami tidak ingin ini sekadar rutinitas, tetapi wadah pembentukan karakter global dan duta budaya bagi Indonesia,” ujarnya.
Menutup acara, Rektor Junaidi kembali berpesan agar para mahasiswa menjaga nama baik almamater, bangsa, dan agama. “Semoga perjalanan kalian lancar, penuh manfaat, dan pulang membawa ilmu serta pengalaman yang akan memperkaya masa depan,” tutupnya.(adv/)
SELENGKAPNYA TENTANG UNISMA BISA MENGUNJUNGI: www.unisma.ac.id