lingkaranberita.com, Malang, 3 Juli 2025 — Universitas Islam Malang (Unisma) kembali menegaskan kiprahnya dalam dunia pendidikan dan olahraga dengan menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur IX Tahun 2025. Tak hanya menyediakan fasilitas, Unisma juga mencetak prestasi lewat para atlet mahasiswa dan membuka peluang beasiswa khusus bagi calon mahasiswa berprestasi di bidang olahraga.
SELENGKAPNYA TENTANG UNISMA BISA MENGUNJUNGI: www.unisma.ac.id
Dalam gelaran Porprov yang berlangsung di Malang Raya tersebut, Unisma dipercaya menjadi venue resmi dua cabang olahraga, yakni Sepak Takraw dan Drum Band Seni. Pertandingan Takraw digelar di Gedung Bundar Unisma, sementara cabang Drum Band Seni berlangsung di Sport Center kampus tersebut.
“Unisma dipercaya menjadi tuan rumah dua cabor, dan kami siapkan semua fasilitas pendukung sesuai standar provinsi, mulai dari venue, ruang pemanasan, hingga sound system dan videotron,” ujar Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Keagamaan, dan Alumni Unisma, Dr. Muhammad Yunus, S.Pd., M.Pd., Rabu (2/7).
Porprov IX ini digelar sejak akhir Juni dan akan berlangsung hingga 5 Juli 2025. Tak hanya sukses sebagai penyelenggara, Unisma juga menorehkan prestasi lewat tiga atlet mahasiswa yang berhasil meraih medali di cabor berbeda.
Deretan Mahasiswa Unisma yang Torehkan Medali:
- Dicka Yoga Pratama, mahasiswa Agribisnis, meraih medali perak di cabang Hoki Outdoor Putra. Ia juga tercatat sebagai penerima Beasiswa KIP Kuliah angkatan 2024.
- Muhammad Ali Khan Ridlo, mahasiswa Teknik, menyumbang dua emas dan satu perak di cabang Angkat Besi kelas 88 kg. Ia merupakan penerima Beasiswa Juara, skema khusus untuk atlet berprestasi.
- Muhammad Mahir Qushoyyi, mahasiswa Teknik lainnya, menyabet medali emas di cabang Hapkido.
Dr. Yunus mengungkapkan kebanggaannya atas pencapaian mahasiswa tersebut. “Ini bukti bahwa Unisma menciptakan atmosfer yang mendukung prestasi baik akademik maupun non-akademik,” tegasnya.
Sebagai wujud komitmen terhadap pengembangan olahraga, Unisma membuka jalur beasiswa khusus atlet berprestasi. Tahun ini, tersedia 40 kuota beasiswa bebas UKT, dengan 5–8 kuota diperuntukkan bagi jalur olahraga.
“Beasiswa ini ditujukan bagi atlet yang punya prestasi minimal tingkat provinsi. Kami juga sudah berkoordinasi dengan KONI untuk menjaring lulusan SMA/SMK yang belum menentukan kampus,” terang Dr. Yunus.
Unisma menawarkan fleksibilitas bagi mahasiswa atlet, baik dalam jadwal kuliah maupun dalam keikutsertaan mereka di klub olahraga dan event kejuaraan.
SELENGKAPNYA TENTANG UNISMA BISA MENGUNJUNGI: www.unisma.ac.id
“Kami mendukung penuh mahasiswa yang aktif sebagai atlet. Mereka tetap bisa berkarier di dunia olahraga tanpa harus mengorbankan pendidikan,” tambahnya.
Unisma juga memberi ruang bagi atlet tim seperti Sepak Takraw, yang sebagian besar berasal dari kalangan pelajar. Mereka tetap bisa menempuh studi sambil terus membela daerah masing-masing dalam kompetisi.
Dengan menjadi bagian penting dalam Porprov Jatim IX dan menyiapkan beasiswa atlet, Unisma membuktikan komitmennya membangun generasi unggul—baik secara akademik maupun atletik.
“Lebih dari sekadar jadi venue, ini tentang kontribusi nyata untuk pendidikan dan olahraga. Kepercayaan publik kepada Unisma menjadi modal besar untuk terus berkembang,” pungkas Dr. Yunus.(adv/kominfoppu)
SELENGKAPNYA TENTANG UNISMA BISA MENGUNJUNGI: www.unisma.ac.id