Lingkaranberita.com, Penajam — Sorak kemenangan mengiringi langkah Kabupaten Paser saat dinobatkan sebagai juara umum dalam ajang Gelar Teknologi Tepat Guna (TTG) XI Kalimantan Timur 2025, Sabtu (3/5/2025) malam di Alun-Alun Penajam. Tak hanya sekadar ajang perlombaan, TTG tahun ini menjadi panggung strategis bagi inovasi desa-desa di Kalimantan Timur untuk unjuk gigi di tengah arus teknologi modern.
Dengan tema “Inovasi Teknologi dari Masyarakat untuk Masyarakat”, acara ini membuktikan bahwa teknologi tak harus rumit dan mahal untuk berdampak besar. Cukup dengan kreativitas, kepekaan terhadap kebutuhan lokal, dan semangat kolaboratif, desa-desa di Kaltim mampu melahirkan terobosan bernilai tinggi.
Paser Tampil Perkasa, Dominasi Banyak Kategori
Kontingen Kabupaten Paser tampil konsisten di berbagai kategori utama. Inovator muda, Ari Maulana, meraih nilai tertinggi di Lomba Inovasi TTG lewat alat sangrai serbaguna yang murah, fungsional, dan berpotensi besar untuk pelaku UMKM. Karya ini tak hanya menarik perhatian juri, tapi juga membuka mata banyak pihak akan potensi sederhana dari dapur desa.
Sementara itu, inovator dari tuan rumah PPU, Suhat, tak kalah membanggakan dengan pupuk biotik ciptaannya yang menduduki posisi kedua. Disusul oleh Balikpapan dengan inovasi pakan ikan berbasis IoT yang mempertemukan kearifan lokal dan teknologi digital.
Di kategori TTG Unggulan, PPU merebut juara pertama lewat inovasi alat coper multifungsi karya Dali Cahyono, disusul oleh Paser dan Mahakam Ulu. Ini menandakan bahwa persaingan tak hanya kompetitif, tapi juga menggambarkan kekayaan ide dari berbagai penjuru Kalimantan Timur.
Tak Hanya Inovasi, Tapi Kolaborasi
Selain lomba teknologi, ajang ini juga menghadirkan kategori lain seperti Posyantek terbaik yang dimenangkan oleh Kota Bontang, serta Makanan Olahan Lokal (Makol) yang dimenangkan Kukar berkat produk cokelat long anai-nya yang khas dan menjanjikan secara komersial.
Tuan rumah PPU tak pulang tangan kosong. Standbooth mereka dinobatkan sebagai yang terbaik, unggul dalam kreativitas penyajian informasi, daya tarik visual, dan keterlibatan masyarakat.
Semangat TUNTAS dari Paser, Harapan untuk Kalimantan Timur
Kepala Dinas PMD Paser, Chandra Irwanadhi, mengungkapkan kebanggaannya terhadap tim yang tampil solid dan inovatif. Ia menyebut kemenangan ini sebagai bukti semangat “Paser TUNTAS” dalam mewujudkan desa yang mandiri dan berdaya saing.
“Bukan sekadar menang, tapi ini kemenangan kolektif. Dari masyarakat, pemerintah desa, sampai inovator muda. Ini jalan kita menuju desa yang tangguh lewat teknologi,” ucapnya penuh optimisme.
TTG XI: Bukan Akhir, tapi Titik Awal
Gelar TTG bukan hanya ruang kompetisi, melainkan forum pembelajaran lintas daerah. Di tengah gemerlap inovasi, terbangun juga jejaring baru antara inovator, pemangku kepentingan, dan masyarakat. Harapannya, teknologi tepat guna yang lahir dari desa bisa terus dikembangkan, diterapkan, bahkan diekspor.
Dengan Paser di puncak podium, dan seluruh kabupaten/kota turut berkontribusi dalam keberagaman inovasi, TTG XI menjadi simbol kemajuan pembangunan desa berbasis teknologi lokal yang inklusif dan berkelanjutan.(adv/kominfoppu)