• SUSUNAN REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • HOME
    • IBU KOTA NEGARA
    • AUTOMATIVE
    • FOOD & TRAVEL
    • EDUCATION
    • EKONOMI
    • HEALTH
    • LIFE STYLE
    • KRIMINAL
    • OPINI & CERPEN
    • SPORT
    • ENTERTAINMENT
  • BORNEO UPDATE
    • KALTIM
      • SAMARINDA
      • BALIKPAPAN
      • PENAJAM
      • SANGATTA
      • BONTANG
      • PASER
  • VIRAL NEWS
  • NASIONAL
No Result
View All Result
Lingkaran Berita
No Result
View All Result

Pendapatan Naik, Tapi Masih Ragu: DPRD Dorong PPU Keluar dari Zona Nyaman PAD

24/04/2025
in DPRD PENAJAM
0

Anggota Komisi I DPRD PPU, Muhammad Bijak Ilhamdani. (Ist)

532
VIEWS
Share on WhatsappShare on Facebook

Lingkaranberita.com, Penajam – Kenaikan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) pada tahun 2024 patut diapresiasi, namun bagi Anggota Komisi I DPRD PPU, Muhammad Bijak Ilhamdani, capaian ini belum cukup untuk membuat pemerintah daerah berpuas diri.

Related Posts

Raup Kuatkan Petugas Paskibraka yang Lolos Tingkat PPU dan Kaltim

Pucuk Tertinggi Dandim PPU Berganti, Raup Muin Ajak Sinergi

Perjelas Kartu Penajam Cerdas

Sekolah Swasta Digratiskan, DPRD Minta Data Lebih Dulu Dirapikan

Ia menyebut keberhasilan mencapai angka Rp170 miliar sebagai langkah awal yang baik, tetapi belum mencerminkan potensi maksimal yang dimiliki daerah.

“Kalau kita bicara angka, memang naik. Tapi ini masih tipis. Kita harus lebih berani menantang diri di tahun depan,” tegas Bijak saat berbicara dalam pertemuan dengan awak media di Kantor DPRD PPU, Senin (24/4/2025).

Bijak menilai, selama ini PAD PPU masih bergantung pada sumber-sumber konvensional. Tanpa diversifikasi, pertumbuhan akan stagnan dan rentan terhadap fluktuasi ekonomi. Karena itu, ia mendorong pemerintah daerah melalui Perangkat Daerah (PD) PAD untuk memperluas cakupan pendapatan.

“Sudah waktunya kita keluar dari zona nyaman. Jangan hanya mengandalkan sektor lama. Kita butuh terobosan baru untuk menggali potensi lain, baik dari sektor pariwisata, digital, maupun aset daerah yang belum tergarap,” ujarnya.

Selain mengejar angka pendapatan, DPRD juga fokus pada penyelesaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) tahun 2024 yang menjadi landasan penting bagi arah kebijakan pembangunan ke depan. Tenggat waktu 19 Mei 2025 ditekankan sebagai batas akhir penyusunan laporan yang akan menjadi rujukan penting dalam pengelolaan aset dan kebijakan fiskal daerah.

“LKPJ bukan sekadar formalitas. Itu peta jalan pembangunan ke depan. Kalau selesai tepat waktu, kita bisa melangkah lebih cepat dan lebih presisi,” imbuhnya.

Dengan pengelolaan yang lebih cermat dan strategi yang diperbarui, Bijak yakin PPU mampu meningkatkan PAD secara signifikan di tahun-tahun mendatang. Ia menegaskan bahwa potensi PPU terlalu besar jika hanya dikelola dengan cara lama.

“Daerah ini punya masa depan. Tapi untuk sampai ke sana, kita harus mulai berani mengubah cara kita bekerja,” tutupnya.(adv/DPRD PPU)

SendShare32
Next Post

Pemkab PPU Dorong UMKM Mandiri dan Kolaboratif Lewat Pentas Seni

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular Posts

Terlaris di Balikpapan, Kursus Mengemudi di KAKA Driving Dijamin Pasti Bisa

by admin
09/11/2021
0
4.7k

Maksud Hati Merubah Nasib, Johanis Tinungki Pulang Tinggal Nama

by admin
22/08/2023
0
2.2k

Keluarga Sehat bersama Eco Enzyme

by admin
07/01/2023
0
1.9k

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
Hubungi Kami: admin@lingkaranberita.com

© 2021 Lingkaran Berita -Media Informasi Terkini.

No Result
View All Result
  • HOME
    • IBU KOTA NEGARA
    • AUTOMATIVE
    • FOOD & TRAVEL
    • EDUCATION
    • EKONOMI
    • HEALTH
    • LIFE STYLE
    • KRIMINAL
    • OPINI & CERPEN
    • SPORT
    • ENTERTAINMENT
  • BORNEO UPDATE
    • KALTIM
      • SAMARINDA
      • BALIKPAPAN
      • PENAJAM
      • SANGATTA
      • BONTANG
      • PASER
  • VIRAL NEWS
  • NASIONAL

© 2021 Lingkaran Berita -Media Informasi Terkini.