• SUSUNAN REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • HOME
    • IBU KOTA NEGARA
    • AUTOMATIVE
    • FOOD & TRAVEL
    • EDUCATION
    • EKONOMI
    • HEALTH
    • LIFE STYLE
    • KRIMINAL
    • OPINI & CERPEN
    • SPORT
    • ENTERTAINMENT
  • BORNEO UPDATE
    • KALTIM
      • SAMARINDA
      • BALIKPAPAN
      • PENAJAM
      • SANGATTA
      • BONTANG
      • PASER
  • VIRAL NEWS
  • NASIONAL
No Result
View All Result
Lingkaran Berita
No Result
View All Result

Kampung Baru Siap Jadi Destinasi Wisata Edukasi dan Konservasi melalui Revitalisasi Mangrove

07/09/2024
in PENAJAM
0

mangrove Kampung Baru bakal dijadikan destinasi wisata baru di PPU.(ist)

534
VIEWS
Share on WhatsappShare on Facebook

lingkaranberita com, PENAJAM – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) tengah menyiapkan proyek revitalisasi kawasan mangrove di Kampung Baru, yang ditargetkan selesai pada November 2024. Inisiatif ini bertujuan untuk menjadikan area mangrove sebagai tujuan wisata edukasi sekaligus konservasi, yang diharapkan dapat memberikan manfaat ekonomi dan lingkungan bagi masyarakat setempat.

Related Posts

Zakat Fitrah di Penajam 2026 Ikut Disesuaikan

Dorong Adaptasi Daerah Hadapi IKN, PPU Lakukan Evaluasi Menyeluruh untuk Pimpinan Tinggi Pratama

Disdikpora Terapkan Skema “Cadangan Kepemimpinan” untuk Stabilkan Manajemen Pendidikan PPU

Waris Dorong Ekonomi Komunitas Lewat Pokdarwis

Kepala Disbudpar PPU, Hj. Andi Israwati Latief, SE., MM, menyatakan bahwa proyek ini berpotensi meningkatkan daya tarik wisata di PPU, terutama dalam memberikan pemahaman mengenai pentingnya pelestarian ekosistem mangrove.

“Kami berharap revitalisasi ini selesai tepat waktu, agar mangrove dapat berfungsi sebagai destinasi wisata yang mendidik dan turut menjaga kelestarian lingkungan,” ungkap Andi.

Dalam upaya mendukung aksesibilitas wisatawan, Disbudpar juga merencanakan pembebasan lahan untuk area parkir di sekitar kawasan mangrove. Proses pembebasan lahan ini dijadwalkan pada tahun 2024, dengan penilaian aset yang akan dilakukan oleh pihak ketiga yang independen pada awal 2025.

Kepala Bidang Pariwisata dan Pemasaran Wisata, Juzlizar Rakhman, menambahkan bahwa kawasan mangrove memiliki potensi besar untuk pengembangan wisata yang berkelanjutan.

“Wisata berbasis alam seperti mangrove dapat memberikan manfaat ekonomi jangka panjang serta mendukung upaya pelestarian lingkungan, berbeda dengan sumber daya alam lain seperti tambang yang bersifat sementara,” tuturnya.

Melalui proyek revitalisasi ini, Disbudpar berharap kawasan mangrove Kampung Baru dapat menjadi salah satu destinasi unggulan di PPU, menawarkan pengalaman wisata yang edukatif serta mendukung konservasi alam secara efektif.(adv/kominfoppu)

SendShare32
Next Post

Disbudpar PPU Genjot Revitalisasi Ekowisata Mangrove Kampung Baru

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular Posts

Terlaris di Balikpapan, Kursus Mengemudi di KAKA Driving Dijamin Pasti Bisa

by admin
09/11/2021
0
4.8k

Maksud Hati Merubah Nasib, Johanis Tinungki Pulang Tinggal Nama

by admin
22/08/2023
0
2.2k

Keluarga Sehat bersama Eco Enzyme

by admin
07/01/2023
0
2k

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
Hubungi Kami: admin@lingkaranberita.com

© 2021 Lingkaran Berita -Media Informasi Terkini.

No Result
View All Result
  • HOME
    • IBU KOTA NEGARA
    • AUTOMATIVE
    • FOOD & TRAVEL
    • EDUCATION
    • EKONOMI
    • HEALTH
    • LIFE STYLE
    • KRIMINAL
    • OPINI & CERPEN
    • SPORT
    • ENTERTAINMENT
  • BORNEO UPDATE
    • KALTIM
      • SAMARINDA
      • BALIKPAPAN
      • PENAJAM
      • SANGATTA
      • BONTANG
      • PASER
  • VIRAL NEWS
  • NASIONAL

© 2021 Lingkaran Berita -Media Informasi Terkini.