• SUSUNAN REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • HOME
    • IBU KOTA NEGARA
    • AUTOMATIVE
    • FOOD & TRAVEL
    • EDUCATION
    • EKONOMI
    • HEALTH
    • LIFE STYLE
    • KRIMINAL
    • OPINI & CERPEN
    • SPORT
    • ENTERTAINMENT
  • BORNEO UPDATE
    • KALTIM
      • SAMARINDA
      • BALIKPAPAN
      • PENAJAM
      • SANGATTA
      • BONTANG
      • PASER
  • VIRAL NEWS
  • NASIONAL
No Result
View All Result
Lingkaran Berita
No Result
View All Result

Cegah Perundungan dan Kekerasan di Sekolah, P3AP2KB Penajam Intensifkan Sosialisasi

24/08/2024
in PENAJAM
0

Ilustrasi---Sosialiasi terus dilakukan Pemkab PPU untuk menekan perundangan anak di sekolah.(ist)

532
VIEWS
Share on WhatsappShare on Facebook

Lingkaranberita.com, Penajam– Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) Kabupaten Penajam Paser Utara melaksanakan sosialisasi ke sekolah-sekolah sebagai langkah pencegahan perundungan di kalangan pelajar. Program ini menargetkan siswa mulai dari SD hingga SMA sederajat guna menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman.

Related Posts

Dorong Adaptasi Daerah Hadapi IKN, PPU Lakukan Evaluasi Menyeluruh untuk Pimpinan Tinggi Pratama

Disdikpora Terapkan Skema “Cadangan Kepemimpinan” untuk Stabilkan Manajemen Pendidikan PPU

Waris Dorong Ekonomi Komunitas Lewat Pokdarwis

PPU Gencarkan Sosialisasi Aturan Ketenagakerjaan, 147 Perusahaan Mulai Lengkapi Laporan Operasi

“Kami turun langsung ke sekolah-sekolah untuk memberikan edukasi terkait pencegahan perundungan,” kata Nurkaidah, Kepala Bidang Pemenuhan Hak Anak dan Perempuan P3AP2KB Penajam Paser Utara, Selasa (29/8).

Selain menyasar siswa, program ini juga melibatkan guru untuk memastikan mereka mampu mendeteksi dan menangani kasus perundungan sejak dini. Peran guru dianggap sangat penting dalam menjaga sikap siswa agar tidak terlibat dalam aksi perundungan serta memastikan tindakan cepat diambil jika ditemukan korban.

“Kita semua, termasuk orang tua dan guru, harus waspada. Perundungan bisa terjadi di sekolah, rumah, atau lingkungan bermain, dan sering kali pelakunya adalah orang terdekat,” lanjut Nurkaidah. Sosialisasi ini juga menekankan pentingnya deteksi dini untuk mencegah kekerasan, baik terhadap anak-anak maupun perempuan.

Selain fokus pada perundungan, P3AP2KB juga mengedukasi siswa dan guru mengenai pencegahan kekerasan terhadap anak dan perempuan. Berdasarkan data, pada 2023 tercatat 45 kasus kekerasan dengan 31 korban anak-anak dan 14 korban perempuan. Hingga Agustus 2024, jumlah kasus yang terlapor mencapai 32, dengan 23 korban anak-anak dan 9 korban perempuan.

“Kami berharap sekolah-sekolah dapat terus bekerja sama untuk menciptakan suasana belajar yang aman dan terbebas dari kekerasan maupun perundungan,” tutup Nurkaidah. (Adv/Kominfoppu)

SendShare32
Next Post

Pj Bupati PPU Dorong LMAKB Periode Baru untuk Bawa Angin Perubahan di Daerah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular Posts

Terlaris di Balikpapan, Kursus Mengemudi di KAKA Driving Dijamin Pasti Bisa

by admin
09/11/2021
0
4.7k

Maksud Hati Merubah Nasib, Johanis Tinungki Pulang Tinggal Nama

by admin
22/08/2023
0
2.2k

Keluarga Sehat bersama Eco Enzyme

by admin
07/01/2023
0
1.9k

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
Hubungi Kami: admin@lingkaranberita.com

© 2021 Lingkaran Berita -Media Informasi Terkini.

No Result
View All Result
  • HOME
    • IBU KOTA NEGARA
    • AUTOMATIVE
    • FOOD & TRAVEL
    • EDUCATION
    • EKONOMI
    • HEALTH
    • LIFE STYLE
    • KRIMINAL
    • OPINI & CERPEN
    • SPORT
    • ENTERTAINMENT
  • BORNEO UPDATE
    • KALTIM
      • SAMARINDA
      • BALIKPAPAN
      • PENAJAM
      • SANGATTA
      • BONTANG
      • PASER
  • VIRAL NEWS
  • NASIONAL

© 2021 Lingkaran Berita -Media Informasi Terkini.