Lingkaranberita.com, TENGGARONG* – Suara pemuka agama di Kutai Kartanegara (Kukar) menyuarakan dukungan mereka untuk kelanjutan program yang dipimpin oleh Bupati Edi Damansyah. Di bawah kepemimpinannya, Kukar telah mengalami transformasi luar biasa, terutama dalam bidang keagamaan.
Program “Kukar Berkah” menjadi bukti konkret komitmen Edi Damansyah dalam membangun sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan berakhlak mulia. Salah satu inisiatif unggulan adalah “Satu Desa Satu Hafiz”, yang telah memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, seperti yang dirasakan oleh Muhammad Sarli, alumni program tersebut.
“Inisiatif ini tidak hanya sekadar wacana, tapi telah merubah hidup saya. Saya kini penuh semangat dan bangga menjadi seorang hafiz,” ujarnya dengan antusias.
Program tersebut tidak hanya bertujuan untuk pengembangan spiritual, tetapi juga memperhatikan aspek sosial yang lebih luas. Program “Dai Masuk Desa” menjadi bagian penting dalam upaya ini, menurut M Fathurrosi Habibi, alumni program tersebut.
“Dengan adanya program ini, desa-desa yang sebelumnya kekurangan imam dan penceramah kini memiliki SDM yang mumpuni,” ungkapnya.
Bupati Edi Damansyah juga memberikan perhatian khusus kepada pondok pesantren melalui bantuan dana dan infrastruktur. Menurut Imam Wahyudi dari Pondok Pesantren Miftahul Ulum, bantuan ini telah membantu meningkatkan kualitas pendidikan agama di desa-desa.
Seiring dengan dukungan yang semakin kuat dari pemuka agama dan masyarakat, suara-suara dari jantung komunitas pun terus menggemakan pentingnya kelanjutan program-program ini.
“Program yang bagus harus diteruskan dan ditingkatkan,” tegas Imam Wahyudi, merujuk pada pentingnya menjaga momentum perubahan yang telah dimulai.(adv/kominfokukar)