• SUSUNAN REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • HOME
    • IBU KOTA NEGARA
    • AUTOMATIVE
    • FOOD & TRAVEL
    • EDUCATION
    • EKONOMI
    • HEALTH
    • LIFE STYLE
    • KRIMINAL
    • OPINI & CERPEN
    • SPORT
    • ENTERTAINMENT
  • BORNEO UPDATE
    • KALTIM
      • SAMARINDA
      • BALIKPAPAN
      • PENAJAM
      • SANGATTA
      • BONTANG
      • PASER
  • VIRAL NEWS
  • NASIONAL
No Result
View All Result
Lingkaran Berita
No Result
View All Result

RI Diyakini Bakal Herd Immunity COVID-19 Akhir Tahun, Ini Alasannya

02/10/2021
in NASIONAL
0
528
VIEWS
Share on WhatsappShare on Facebook

JAKARTA, lingkaranberita.com – DKI Jakarta diperkirakan sudah mencapai herd immunity atau kekebalan kelompok COVID-19. Ini terjadi karena sudah lebih dari setengah masyarakat di DKI Jakarta memiliki antibodi COVID-19.

Related Posts

Jembatan Harapan di Kala Ili: Aksi Prajurit Zeni Akhiri Isolasi Lima Desa Aceh Tengah

Pemerintah Tetapkan Puasa Dimulai Kamis 19 Februari 2026

Kasus Ojol Tewas di Pejompongan, 7 Anggota Brimob Resmi Diseret ke Sidang Etik

Polri Tegaskan Penanganan Aksi Anarkis Berjalan Terukur

Lalu, bagaimana dengan Indonesia?

Ahli epidemiologi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia Tri Yunis Miko Wahyono mengatakan, kemungkinan Indonesia masih jauh untuk mencapai herd immunity. Sebab, masyarakat yang memiliki antibodi baru mencapai sekitar 40 persen dari populasi.

“Cakupan dosis (vaksin COVID-19) pertama itu 40 persen, cakupan dosis kedua itu baru 20 persen. Jadi, menurut saya variasinya di Indonesia tinggi ya,” kata, Jumat (1/10/2021).

“Orang yang terinfeksi mungkin 50 persen. Jadi kalau herd immunity mungkin baru 70 persen yang punya antibodi. Jadi kemungkinan Indonesia belum mencapai herd immunity,” imbuhnya.

Bagaimana caranya agar Indonesia bisa segera mencapai herd immunity?

Menurut Miko, untuk bisa mencapai herd immunity, per Desember 2021 cakupan vaksinasi lengkap paling tidak lebih dari 50 persen. Tak hanya itu, cakupan vaksinasi COVID-19 ini juga harus dipastikan sudah merata, baik di kota maupun kabupaten di Indonesia.

“Vaksinasi pada Desember 2021, Indonesia sudah 60 atau 50 persen lebih untuk dua dosis dan diberikan secara merata, di semua kabupaten/kota,” ujar Miko.

“Paling tidak pada Desember 2021, kita mencapai yang 2 dosis, jika sekarang masih 20 persen, ya paling tidak sudah mencapai 50 persen lebih,” lanjutnya.

Sebelumnya, Miko memperkirakan DKI Jakarta sudah lebih dulu terjadi di DKI Jakarta. Ini disebabkan lebih dari separuh warganya sudah memiliki antibodi, baik dari infeksi alami maupun vaksinasi COVID-19.

“Herd immunity itu bisa dicapai dari infeksi alami dan bisa dari vaksinasi. Yang sudah terinfeksi di Jakarta pada Maret 2021 itu ada 45 persen dari survei. Kemudian pada bulan Juli, orang yang terinfeksi di DKI lebih dari 60 persen,” jelas Miko. (nt/mgr)

 

SendShare32
Next Post

Pemerintah Masih Kaji Vaksin COVID-19 bagi Anak di Bawah 12 Tahun

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular Posts

Terlaris di Balikpapan, Kursus Mengemudi di KAKA Driving Dijamin Pasti Bisa

by admin
09/11/2021
0
4.8k

Maksud Hati Merubah Nasib, Johanis Tinungki Pulang Tinggal Nama

by admin
22/08/2023
0
2.2k

Keluarga Sehat bersama Eco Enzyme

by admin
07/01/2023
0
2k

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
Hubungi Kami: admin@lingkaranberita.com

© 2021 Lingkaran Berita -Media Informasi Terkini.

No Result
View All Result
  • HOME
    • IBU KOTA NEGARA
    • AUTOMATIVE
    • FOOD & TRAVEL
    • EDUCATION
    • EKONOMI
    • HEALTH
    • LIFE STYLE
    • KRIMINAL
    • OPINI & CERPEN
    • SPORT
    • ENTERTAINMENT
  • BORNEO UPDATE
    • KALTIM
      • SAMARINDA
      • BALIKPAPAN
      • PENAJAM
      • SANGATTA
      • BONTANG
      • PASER
  • VIRAL NEWS
  • NASIONAL

© 2021 Lingkaran Berita -Media Informasi Terkini.